DINEWS.ID – Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, menerima audiensi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) University bersama University of British Columbia (UBC) Kanada di Gedung DPRD Kota Bogor, Senin (25/5/2026).
Pertemuan tersebut membahas potensi, evaluasi, serta solusi pengembangan Kampung Batik Cibuluh di Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, sebagai destinasi wisata edukasi dan budaya berbasis pemberdayaan masyarakat.
Dalam sambutannya, Adityawarman Adil menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kehadiran akademisi serta mahasiswa internasional dari University of British Columbia yang mengikuti kegiatan pembelajaran dan pertukaran pengalaman di Kota Bogor.
“Kami merasa terhormat dapat menerima tamu internasional dari University of British Columbia, khususnya para mahasiswa yang hadir untuk belajar, bertukar gagasan, serta mengenal kehidupan sosial, budaya, dan pemerintahan di Kota Bogor,” ujar Adityawarman.
Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan internasional, membangun pemahaman lintas budaya, serta membuka peluang kerja sama di bidang pendidikan, budaya, dan pengembangan masyarakat.
Ia juga menambahkan bahwa kunjungan tersebut berlangsung menjelang peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang jatuh pada 3 Juni 2026.
“Bogor memiliki kekayaan sejarah, semangat pendidikan, keberagaman budaya, keindahan alam, dan keramahan masyarakat. Kami berharap para mahasiswa dapat merasakan langsung nilai-nilai tersebut selama berada di Kota Bogor,” katanya.
Sementara itu, Ketua Departemen Ilmu Ekonomi IPB University, Tony Irawan, memaparkan hasil kegiatan pendampingan lapangan yang berlangsung sejak 1 hingga 30 Mei 2026 di Kampung Batik Cibuluh.
Berdasarkan hasil evaluasi tim, sejumlah tantangan yang masih dihadapi para pengrajin batik antara lain keterbatasan fasilitas parkir bagi wisatawan dan pengelolaan limbah produksi batik.
Selain itu, para pelaku usaha batik juga mengusulkan pembangunan galeri bersama sebagai pusat promosi dan pemasaran produk lokal.
Menanggapi hal tersebut, DPRD Kota Bogor menyatakan dukungan terhadap pengembangan fasilitas penunjang bagi pelaku UMKM di Kampung Batik Cibuluh.
Tony menyebut, DPRD mendorong adanya koordinasi dengan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Bogor agar rencana pembangunan galeri bersama dapat diakomodasi dalam penganggaran tahun mendatang.
Selain evaluasi Kampung Batik Cibuluh, IPB University juga menyampaikan rencana keberlanjutan program pengabdian masyarakat pada tahun depan dengan fokus pengembangan Kampung Organik di wilayah Mulyaharja, Bogor Selatan.
Melalui sinergi antara DPRD Kota Bogor, akademisi lokal, dan institusi internasional, pengembangan kawasan wisata berbasis pemberdayaan masyarakat diharapkan dapat berjalan lebih optimal, terstruktur, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat setempat. (Red/***)













