Daerah  

Hari Sungai Nasional, Wawalkot Bogor Ikut Bersihkan Ciliwung

WhatsApp Image 2026 07 25 at 16.10.33 scaled
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin Bebersih Ciliwung di Hari Sungai Nasional

DINEWS.ID ​– Menyambut Hari Sungai Nasional yang jatuh pada tanggal 27 Juli mendatang, puluhan warga bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar aksi kerja bakti membersihkan tumpukan sampah di aliran Sungai Ciliwung, RW 05 Lebak Kantin, Kelurahan Sempur, Sabtu (25/7/2026).

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, yang turun langsung menyusuri sungai mengapresiasi inisiatif gotong royong dari berbagai elemen masyarakat tersebut.

​”Kegiatan seperti ini luar biasa. Ini harus menjadi gerakan rutin melalui kolaborasi warga dan pemerintah yang sama-sama peduli terhadap lingkungan,” ujar Jenal.

Selain membersihkan sampah yang tersangkut di bebatuan dan bantaran sungai, kegiatan ini juga diwarnai dengan penebaran 300 bibit ikan nilem. Jenal menekankan bahwa kelestarian ekosistem sungai merupakan tugas semua pihak, karena kondisi hulu akan berdampak langsung pada kawasan hilir.

​”Masyarakat yang berada di hilir sangat bergantung kepada kita yang berada di hulu. Menjaga kebersihan sungai adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya RT, RW, pemerintah, atau Pasukan Kuning,” katanya.

Di sela-sela kegiatan pelestarian ekosistem sungai, Pemkot Bogor juga menyoroti penguatan infrastruktur pengolahan sampah skala kota secara berkelanjutan. Jenal membagikan kabar baik terkait proyek strategis pengelolaan sampah berbasis energi.

​”Kota Bogor menjadi salah satu daerah yang dipilih pemerintah pusat untuk membangun dua fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), yakni di Galuga dan Cikemeong,” ungkap Jenal.

Selain penanganan sampah hulu di sungai, Jenal juga memberikan teguran keras dan instruksi langsung kepada DLH Kota Bogor terkait operasional pengangkutan sampah di jalan raya. Ia meminta seluruh kelayakan armada dicek secara berkala.

​”Saya tidak ingin lagi ada truk sampah yang kondisinya rusak atau doyong beroperasi di tengah kota hingga viral di media sosial. Kalau memang rusak, lebih baik diperbaiki dulu agar pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal,” tegasnya. (Yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *