Daerah  

220 Hektare Hutan Kota Dibangun, Bogor Perkuat Program ASRI Prabowo

WhatsApp Image 2026 11 02 at 18.57.42
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengikuti kegiatan gotong royong dan perawatan kawasan Hutan Kota Pakansari, Cibinong, untuk mendukung Program Indonesia ASRI. Dok: Istimewa

DINEWS.ID — Upaya memperluas kawasan hijau di Kabupaten Bogor terus berjalan. Hingga Oktober 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah membuka dan menanami lahan sekitar 220 hektare untuk pengembangan hutan kota yang tersebar di berbagai wilayah.

Capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung Program Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Melalui program ini, penghijauan tidak hanya diarahkan untuk menambah jumlah pohon, tetapi juga membangun lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menunjukkan komitmen tersebut melalui kegiatan gotong royong atau korve di kawasan Hutan Kota Pakansari, Cibinong, Selasa, 20 Oktober 2026.

Kegiatan yang berlangsung hingga menjelang senja itu menjadi bagian dari gerakan Indonesia ASRI yang dilaksanakan secara serentak di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor.

Bagi Rudy, menjaga lingkungan tidak cukup hanya melalui kebijakan atau imbauan. Diperlukan tindakan nyata dan konsistensi yang melibatkan pemerintah serta masyarakat agar upaya menciptakan kawasan yang bersih dan hijau dapat berlangsung secara berkelanjutan.

“Semangat gotong royong menjadi langkah bersama untuk mewujudkan Kabupaten Bogor yang lebih bersih, hijau, dan nyaman sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia ASRI,” kata Rudy Susmanto, Selasa (20/10/2026).

Penghijauan Dimulai Sejak Juli 2025

Pengembangan hutan kota di Kabupaten Bogor bukan program yang baru dimulai pada Oktober 2026. Pemkab Bogor telah mencanangkan pembukaan dan penanaman kawasan hijau di berbagai kecamatan sejak Juli 2025.

Program tersebut dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan lahan yang memungkinkan untuk ditanami pohon. Hingga Oktober 2026, luas lahan yang telah dibuka dan ditanami mencapai kurang lebih 220 hektare.

Capaian tersebut tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor, dengan salah satu titik yang menjadi perhatian berada di kawasan sekitar Stadion Pakansari, Cibinong.

Pengembangan hutan kota ini juga menjadi salah satu langkah untuk menjaga keseimbangan lingkungan di tengah perkembangan wilayah. Ketersediaan kawasan hijau dibutuhkan agar aktivitas masyarakat dan pembangunan daerah tetap berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian alam.

Karena itu, penanaman pohon tidak hanya dipandang sebagai kegiatan sesaat, tetapi menjadi investasi lingkungan yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Gotong Royong Digelar di 40 Kecamatan

Selain memperluas kawasan hijau, Pemkab Bogor juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Kegiatan korve di Hutan Kota Pakansari pada 20 Oktober 2026 menjadi bagian dari gerakan serentak yang dilaksanakan di 40 kecamatan. Aksi tersebut melibatkan berbagai unsur untuk membersihkan dan merawat lingkungan di wilayah masing-masing.

Pemkab Bogor menilai keberhasilan program ASRI membutuhkan partisipasi banyak pihak. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri karena kebersihan dan kelestarian lingkungan juga bergantung pada kebiasaan masyarakat dalam menjaga ruang publik.

Semangat gotong royong menjadi salah satu pendekatan yang terus didorong agar kepedulian terhadap lingkungan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

Dengan keterlibatan masyarakat, kawasan yang telah dibersihkan maupun ditanami pohon diharapkan dapat terus terawat. Hal ini penting karena pembangunan kawasan hijau membutuhkan proses panjang, mulai dari penyiapan lahan, penanaman, hingga pemeliharaan tanaman.

Hutan Kota Pakansari Dirasakan Manfaatnya oleh Warga

Upaya menjaga kawasan hijau juga mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Keberadaan Hutan Kota Pakansari dinilai memberikan ruang terbuka yang lebih nyaman bagi warga.

Salah seorang warga Pakansari, Heri, menyampaikan dukungannya terhadap langkah Pemkab Bogor dalam merawat kawasan tersebut.

Menurutnya, kondisi Hutan Kota Pakansari yang terawat membuat masyarakat dapat menikmati lingkungan yang lebih bersih dan nyaman. Ia juga menyoroti keberadaan petugas yang setiap hari membersihkan area hutan kota.

“Saya sangat mendukung dan mengapresiasi keberadaan Hutan Kota Pakansari ini. Kondisinya terawat dengan baik karena setiap hari ada petugas yang membersihkan area hutan kota,” ungkap Heri.

Apresiasi tersebut menunjukkan bahwa keberadaan ruang terbuka hijau tidak hanya berkaitan dengan penambahan jumlah pohon, tetapi juga bagaimana kawasan tersebut dirawat dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Hutan kota yang terjaga kebersihannya dapat menjadi bagian dari ruang publik yang mendukung kenyamanan lingkungan sekitar.

Menjaga Lingkungan Tidak Cukup dengan Menanam Pohon

Capaian sekitar 220 hektare lahan yang telah dibuka dan ditanami pohon menjadi salah satu langkah Pemkab Bogor dalam memperkuat kawasan hijau.

Namun, keberhasilan penghijauan tidak hanya diukur dari luas lahan yang ditanami. Pemeliharaan pohon agar dapat tumbuh dengan baik juga menjadi bagian penting dari keberlanjutan program.

Karena itu, kegiatan gotong royong, pembersihan kawasan, dan keterlibatan warga perlu berjalan beriringan dengan penanaman pohon.

Melalui dukungan terhadap Program Indonesia ASRI, Pemkab Bogor berupaya membangun kebiasaan menjaga lingkungan yang melibatkan pemerintah hingga masyarakat di tingkat wilayah.

Harapannya, kawasan hijau yang mulai dibangun saat ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

Dengan demikian, capaian 220 hektare bukan sekadar angka pembangunan, melainkan menjadi fondasi bagi upaya jangka panjang untuk menghadirkan Kabupaten Bogor yang lebih hijau, bersih, dan nyaman. (Yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *