DINEWS.ID – Xiaomi resmi meluncurkan mobil listrik terbarunya, Xiaomi YU7, Kamis (26/6/2025). Dalam waktu hanya 18 jam sejak peluncuran, mobil listrik berjenis SUV ini langsung mencetak 240.000 pesanan “lock-in” atau pesanan yang tidak dapat dibatalkan.
Mengutip Car News China, Xiaomi YU7 dijual mulai dari 253.500 yuan atau sekitar Rp573 juta untuk varian dengan jarak tempuh 830 kilometer berdasarkan standar CLTC (China Light-Duty Vehicle Test Cycle).
Harga ini lebih murah sekitar 10.000 yuan (sekitar Rp22 juta) dibandingkan Tesla Model Y versi RWD yang saat ini dibanderol 263.500 yuan (Rp595 juta), dan menjadi mobil terlaris di China sepanjang 2024.
CEO Xiaomi, Lei Jun, mengungkapkan keyakinannya bahwa YU7 akan mencetak penjualan lebih tinggi dibandingkan SU7, model sedan pertama mereka.
“Permintaan untuk YU7 diperkirakan tiga kali lebih besar dibandingkan SU7, karena pasar SUV di Tiongkok memang lebih besar. Rasio penjualan SUV dan sedan di sini adalah 3 banding 1,” kata Lei Jun dalam pernyataan resminya.
Xiaomi memulai ekspansinya ke industri mobil listrik pada Maret 2021 dengan investasi awal sebesar 10 miliar yuan (sekitar Rp22 triliun).
Perusahaan teknologi asal China ini juga menyiapkan tambahan investasi hingga US$10 miliar (sekitar Rp161 triliun) dalam kurun 10 tahun.
Sebagai informasi, Xiaomi meluncurkan mobil listrik pertamanya, SU7 sedan, pada Maret 2024. Mobil tersebut mencetak 50.000 pesanan dalam 27 menit dan hampir 90.000 pesanan dalam 24 jam setelah peluncuran. Hingga Mei 2025, penjualan SU7 telah menembus lebih dari 272.000 unit.
Dengan respons pasar yang luar biasa terhadap YU7, Xiaomi menegaskan keseriusannya dalam bersaing di pasar kendaraan listrik global. ***









