Tragedi Kebakaran Bar di Bangkok, 63 Orang Terluka dan 22 Kritis

Vietnam.vn
Kebakaran hebat melanda sebuah bar dan restoran di Bangkok. Foto: Vietnam.vn

DINEWS.ID – Kebakaran hebat melanda sebuah bar dan restoran di Bangkok, Thailand, Minggu (12/7/2026) malam waktu setempat. Sedikitnya 27 orang dilaporkan tewas, sementara 63 lainnya mengalami luka-luka, termasuk 22 korban yang masih berada dalam kondisi kritis.

Kebakaran terjadi di bar dan restoran Rong Beer Na Lat Phrao. Gubernur Bangkok, Chadchart Sittipunt, mengatakan api dengan cepat membesar hingga menjalar ke bagian langit-langit bangunan.

“Api menyebar sangat cepat hingga mencapai langit-langit. Asap kemungkinan menjadi penyebab utama banyak korban meninggal,” ujar Chadchart, dikutip AFP.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, para pengunjung tampak berlarian menyelamatkan diri sambil berteriak ketika kobaran api muncul dari area pintu masuk. Sejumlah petugas penyelamat langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban.

Petugas menemukan sejumlah korban meninggal dunia di dekat pintu keluar darurat. Otoritas menduga akses keluar terhalang sehingga banyak pengunjung tidak sempat menyelamatkan diri saat kepulan asap memenuhi ruangan.

Salah seorang saksi, Kan Kutirat, wisatawan asal Laos, mengaku sedang berada di dalam bar sekitar pukul 22.00 waktu setempat ketika melihat asap mulai muncul di dekat panggung.

“Saya mendengar banyak orang berteriak. Kepanikan terjadi di mana-mana,” ujarnya.

Kan mengatakan dirinya sempat membantu seorang perempuan keluar dari dalam bangunan sebelum api membesar.

“Saya belum pernah mengalami kejadian seperti ini. Gambaran itu masih terus terbayang di kepala saya,” katanya.

Kepolisian Nasional Thailand menyatakan api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.00 dini hari pada Senin (13/7/2026).

Sementara itu, Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, yang meninjau langsung lokasi kejadian mengungkapkan dugaan awal penyebab kebakaran. Berdasarkan keterangan para saksi, asap pertama kali muncul dari pemutus arus listrik di dekat panggung sebelum terjadi pemadaman listrik dan ledakan.

Menurutnya, sebagian besar korban justru berlari ke bagian belakang bangunan hingga menuju area toilet yang tidak memiliki akses keluar.

“Kemungkinan mereka panik karena api dan asap memenuhi restoran sehingga memilih berlari ke belakang tanpa mengetahui tidak ada jalan keluar,” ujar Anutin.

Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran yang menjadi salah satu insiden paling mematikan di Bangkok tahun ini. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *