Selain itu, lanjut Krishna, Korea Selatan memiliki kapasitas dan kapabilitas sehingga mampu serta berpengalaman dalam menanggulangi serangan siber.
“Mereka negara yang pada tahun 1960 masih jatuh bangun, tapi sekarang jadi negara yang sangat modern punya kapasitas dan kapabilitas kuat dalam konteks cyber security dan mereka berkepentingan untuk membangun bersama penanggulangan,” jelasnya.
Krishna berharap digelarnya workshop ini dapat membekali wawasan baru bagi para peserta. Sehingga Polri dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dari serangan siber.
“Fokus strategi Polri pada tahapan ini adalah membangun kemampuan pelayanan publik yang unggul, mewujudkan pemerintahan yang baik, profesionalisme SDM, serta membangun kapasitas Polri dengan memiliki kredibilitas yang baik,” tuntasnya. ***













