Daerah  

Santunan Anak Yatim dan Duafa Sukses Digelar PWI Kota Bogor

PWI
Santunan Anak Yatim dan Duafa Sukses Digelar PWI Kota Bogor. Foto: Istimewa.

Di hadapan tamu undangan, terutama para bakal calon Wali Kota, Bima Arya menceritakan perjalanannya selama 10 tahun menjadi Wali Kota Bogor. Ia mengatakan, selama perjalanannya menjadi Wali Kota hal-hal yang paling menantang dan paling sulit, yaitu ketika berbagi atensi dan menemukan titik temu dalam menyelaraskan, bagaimana menyenangkan semua orang.

“Jadi kalau hari ini para bakal calon Wali Kota, ‘blusukan’, sosialisasi, mendengar semua aspirasi warga dan ketika nanti terpilih menjadi Wali Kota, maka akan merasakan hal yang sangat berbeda dan menantang. Tidak semudah itu mengucapkan ‘Iya’ sesuai permintaan, tidak semudah itu untuk menemukan titik temu di antara berbagai kepentingan yang berbeda. Selama 10 tahun memimpin Kota Bogor, saya menemukan titik temu bersama teman-teman PWI dan wartawan,” jelas Bima.

Meski berbagai tantangan menghampiri, Ketua DPP PAN ini berterima kasih kepada Ketua PWI Kota Bogor, Arihta Utama Surbakti. Sebab, kata Bima, titik temu itu jauh lebih mudah digapai dibanding dengan kepemimpinan PWI Kota Bogor sebelumnya.

“Karena kunci itu, ketika komunikasi putus atau tidak lancar, maka akan muncul berbagai spekulasi. Tapi kalau komunikasi itu lancar, Insya Allah itu tidak ada yang tidak ketemu. Saya apresiasi kepemimpinan Kang Ari di PWI Kota Bogor saat ini, semoga PWI ke depannya semakin lebih baik lagi,” lanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *