DINEWS.ID – Mata uang rupiah mengawali pekan ini dengan sedikit pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat. Pada perdagangan Senin (15/9/2025) pagi, rupiah tercatat di level Rp 16.396 per dolar AS, melemah sekitar 21,5 poin atau 0,13% dibandingkan penutupan sebelumnya.
Meski rupiah sedikit tertekan, kondisi mata uang Asia lainnya menunjukkan tren yang cukup beragam. Won Korea Selatan mencatat penguatan terbaik dengan naik 0,28%, diikuti ringgit Malaysia yang menguat 0,22%. Sementara itu, peso Filipina mengalami pelemahan paling dalam dengan turun 0,29%
Kabar baiknya, pasar saham Indonesia justru menunjukkan optimisme di awal pekan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan warna hijau, naik 58,55 poin atau 0,75% ke posisi 7.912,6 pada pukul 09.10 WIB.
DINEWS.ID – Mata uang rupiah mengawali pekan ini dengan sedikit pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat. Pada perdagangan Senin pagi (15/9/2025), rupiah tercatat di level Rp 16.396 per dolar AS, melemah sekitar 21,5 poin atau 0,13% dibandingkan penutupan sebelumnya.
Meski rupiah sedikit tertekan, kondisi mata uang Asia lainnya menunjukkan tren yang cukup beragam. Won Korea Selatan mencatat penguatan terbaik dengan naik 0,28%, diikuti ringgit Malaysia yang menguat 0,22%. Sementara itu, peso Filipina mengalami pelemahan paling dalam dengan turun 0,29%
Kabar baiknya, pasar saham Indonesia justru menunjukkan optimisme di awal pekan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan warna hijau, naik 58,55 poin atau 0,75% ke posisi 7.912,6 pada pukul 09.10 WIB.







