DINEWS.ID – Seorang peselancar tewas diserang hiu putih besar di Pantai Long Reef, Sydney, Sabtu (6/9/2025) pagi. Insiden ini terjadi sekitar 100 meter dari garis pantai saat korban tengah berselancar bersama rekan-rekannya.
Korban yang merupakan peselancar berpengalaman sempat ditarik ke daratan oleh sesama peselancar, namun meninggal di lokasi akibat kehilangan terlalu banyak darah.
Otoritas Australia segera mengerahkan helikopter dan drone untuk memantau perairan di sekitar pantai populer tersebut. Dua pantai di kota terpadat Australia itu juga ditutup sementara pasca insiden.
Surf Life Saving NSW, organisasi penyelamat air terbesar di New South Wales, mengawasi perairan menggunakan helikopter dan drone, sebagaimana disampaikan Departemen Industri Primer dan Pembangunan Regional New South Wales (DPIRD).
Pihak berwenang juga memasang SMART drumlines, perangkat berumpan yang terhubung satelit untuk memberi sinyal jika hiu terperangkap.
Seorang ahli biologi hiu Australia memperkirakan hiu putih yang menyerang memiliki panjang sekitar 3,4-3,6 meter.
Tragedi ini merupakan kematian pertama akibat serangan hiu di Sydney sejak Februari 2022, ketika seorang perenang tewas. Sebelumnya, serangan fatal terakhir di kota ini terjadi pada 1963.
Data Kebun Binatang Taronga Sydney mencatat, ini adalah serangan keempat dengan korban jiwa akibat hiu di Australia sepanjang 2025. Pada Maret lalu, seorang peselancar juga tewas diterkam hiu di perairan dangkal pantai Australia Barat.
Menurut International Shark Attack File Universitas Florida, Australia menempati urutan kedua setelah Amerika Serikat untuk jumlah serangan hiu tak beralasan terhadap manusia pada 2024.







