DINEWS.ID – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menargetkan peningkatan kontribusi UMKM untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat. Upaya ini mencakup transformasi dari usaha mikro ke usaha kecil dan menengah serta peningkatan rasio kewirausahaan nasional.
Sekretaris Kementerian UMKM, Arif Rahman Hakim mengatakan bahwa struktur ekonomi Indonesia saat ini masih didominasi oleh usaha mikro atau ultra mikro, yang mencakup 96,84 persen atau sekitar 54,42 juta unit dari total 56,14 juta unit usaha.
“Komposisi ini belum ideal. Dominasi usaha mikro menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia masih bersifat subsisten,” ujar Arif dalam keterangannya, Minggu (18/5/2025).
Sebagai langkah awal, pemerintah menargetkan peningkatan porsi usaha kecil dan menengah dari 3,06 persen pada 2024 menjadi 3,1 persen pada 2025, dan naik menjadi 3,3 persen pada 2029. Pemerintah juga berupaya menjaga agar jumlah usaha mikro tidak semakin meningkat secara tidak terkendali.
Rasio kewirausahaan nasional yang saat ini berada di angka 3,08% juga ditargetkan meningkat menjadi 3,1 persen pada 2025 dan 3,6 persen pada akhir 2029.













