DINEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menghadirkan inovasi digital dalam penanganan stunting melalui aplikasi Besti (Bebas Stunting). Aplikasi tersebut memungkinkan para donatur memantau langsung perkembangan anak asuh yang mereka bantu, mulai dari berat badan, tinggi badan, lingkar kepala hingga status gizi secara berkala.
Inovasi ini diperkenalkan Wakil Wali Kota Bogor sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan dan Pencegahan Stunting (TPPPS) Kota Bogor, Jenal Mutaqin, saat menghadiri kegiatan konvergensi stunting di Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Selasa (30/6/2026).
Menurut Jenal, aplikasi Besti menjadi bentuk transparansi sekaligus upaya menjaga kepercayaan para donatur yang selama ini berkontribusi dalam percepatan penurunan stunting di Kota Bogor.
Dalam kesempatan tersebut, Jenal juga menyerahkan Sertifikat Penghargaan kepada Yayasan Harapan Bangsa Mandiri (HBLM) sebagai bentuk apresiasi atas komitmen yayasan dalam mendukung penanganan stunting di Kota Bogor sepanjang 2025 hingga 2026.
“Siang ini saya berada di Yayasan Harapan Bangsa Mandiri. Setelah kami tracking, yayasan ini sudah lama berkiprah memberikan bantuan kepada balita dan anak-anak di sekitar kelurahan secara konsisten setiap bulan. Ini menjadi ikhtiar dan syiar yang kuat bahwa penanganan stunting di Kota Bogor dilakukan secara serius,” ujar Jenal. (Yis)













