DINEWS.ID – Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027, penjualan perlengkapan sekolah di sejumlah pasar tradisional mengalami peningkatan. Hari pertama masuk sekolah di sebagian besar wilayah diperkirakan berlangsung serentak pada Senin, 13 Juli 2026.
Momentum tersebut membawa dampak positif bagi para pedagang perlengkapan sekolah, terutama penjual seragam, tas, dan alat tulis. Sejumlah pelaku usaha mengaku mengalami lonjakan permintaan dibandingkan hari-hari biasa.
Pegawai Toko Terang, Ujang (35), mengatakan pergantian tahun ajaran selalu menjadi momen yang dinantikan karena mampu mendongkrak penjualan setiap tahunnya.
“Kalau untuk ramai atau tidaknya, ya pasti ramai. Terutama untuk perlengkapan seragam sekolah, trennya selalu naik setiap tahun,” ujar Ujang saat ditemui di tokonya, Senin (29/6/2026).
Menurutnya, peningkatan permintaan terjadi hampir di semua jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Para orang tua mulai berburu seragam baru untuk kebutuhan anak-anak mereka sebelum tahun ajaran dimulai.
Selain seragam, berbagai perlengkapan belajar seperti tas, alat tulis, dan buku tulis juga menjadi produk yang paling banyak dicari konsumen.
“Hampir semua perlengkapan sekolah untuk anak-anak sekarang sudah mulai ada kenaikan permintaan. Ya, karena memang sudah momentumnya ajaran baru,” katanya.
Di sisi lain, Ujang mengakui terdapat penyesuaian harga pada beberapa produk. Meski demikian, kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar karena mengikuti perubahan harga dari distributor.
Menurutnya, harga jual di tingkat toko bergantung pada harga pasokan yang diterima. Jika distributor menaikkan harga akibat meningkatnya permintaan, maka toko juga akan menyesuaikan harga jual, meski tidak dalam jumlah yang signifikan.
“Tergantung pasokan barang yang datang ke kita. Kalau dari sananya lagi naik, biasanya di toko ikut naik. Cuma tidak begitu besar, paling naiknya sedikit saja untuk menyesuaikan modal,” pungkasnya. (Yis)








