Daerah  

Kronologi Pemulung Tanpa Identitas Tewas Tertabrak KRL di Jalan Sholeh Iskandar Bogor

WhatsApp Image 2026 06 01 at 18.01.56
Istimewa

DINEWS.ID – Seorang pria paruh baya tanpa identitas (Mr. X) yang diduga berprofesi sebagai pemulung, tewas mengenaskan setelah tertabrak rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) Commuterline di perlintasan Jalan Sholeh Iskandar RT 07/RW 02, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu (31/5/2026) malam sekira pukul 22.43 WIB.

​Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi, membenarkan insiden kecelakaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat setelah tersambar kereta yang melaju dari arah Jakarta menuju Stasiun Bogor.

​Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kronologi kejadian bermula sekitar pukul 22.30 WIB ketika korban sedang beraktivitas mengumpulkan barang rongsokan di sekitar area rel kereta api. Saat itu, posisi korban berada di belakang seorang pedagang gule, tepat di sisi jalur rel Jakarta–Bogor.

​Melihat posisi korban yang terlalu dekat dengan perlintasan, seorang saksi mata yang merupakan pedagang gule di sekitar lokasi bernama Arfan Satria Hilman sempat memberikan teguran keras kepada korban.

​”Saksi sempat menegur korban, ‘Hati-hati jangan terlalu tengah, nanti khawatir kereta’. Namun, teguran tersebut tidak dihiraukan, dan korban tetap berjalan menyusuri rel ke arah jalur Jakarta–Bogor,” ungkap Doddy Rosjadi menjelaskan kronologi awal sebelum kecelakaan terjadi.

​Tidak berselang lama setelah ditegur, korban terlihat berjalan terus hingga ke ujung dekat tiang listrik perlintasan. Saat rangkaian KRL Commuterline melintas dari arah Jakarta, kecelakaan pun tidak dapat dihindarkan.

​Warga di sekitar lokasi kejadian dikagetkan dengan teriakan histeris yang mengabarkan adanya orang tertabrak kereta. Rangkaian KRL tersebut sempat langsung menghentikan lajunya sesaat setelah insiden terjadi. Ketika warga dan petugas mendekat, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di tempat.

​Petugas kepolisian dari Polsek Tanah Sareal yang tiba di lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan badan, petugas tidak menemukan satu pun dokumen atau kartu identitas yang melekat pada tubuh korban.

​Pasca-kejadian, pihak kepolisian bersama tim evakuasi langsung membawa jenazah pemulung tanpa identitas tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor untuk penanganan lebih lanjut serta menunggu pihak keluarga yang merasa kehilangan. (Yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *