Kebakaran Pabrik Alas Kaki di Tangerang, 19 Unit Damkar Dikerahkan

IMG 20260622 WA0001 700x350 1
Kebakaran pabrik PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) yang memproduksi alas kaki di Jalan KH Agus Salim, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (21/06). Foto: Public Indonesia

DINEWS.ID – Kebakaran melanda pabrik PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) yang memproduksi alas kaki seperti sandal rumahan di Jalan KH Agus Salim, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (21/6/2026) malam.

Peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 22.31 WIB itu langsung mendapat penanganan besar-besaran dari petugas pemadam kebakaran.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

“Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan dan hingga kini belum dilaporkan adanya korban luka maupun korban jiwa,” ujar Mahdiar, Senin (22/6/2026).

Untuk memadamkan api, sebanyak 19 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Selain itu, satu kendaraan Koramil serta satu unit ambulans dari Dinas Kesehatan juga turut disiagakan di lokasi kejadian.

Hingga Senin dini hari, proses pemadaman masih terus berlangsung untuk memastikan api benar-benar dapat dikendalikan.

Penanganan kebakaran tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga pada mitigasi dampak yang ditimbulkan. BPBD Kota Tangerang bersama Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup turut dikerahkan untuk membantu suplai air serta memantau potensi gangguan kesehatan masyarakat akibat paparan asap.

Petugas juga melakukan pemantauan kesehatan warga di sekitar lokasi kebakaran guna mengantisipasi risiko gangguan pernapasan.

“Kami berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan unsur kewilayahan untuk mengantisipasi dampak paparan asap terhadap masyarakat sekitar, agar warga yang terdampak bisa segera mendapatkan penanganan,” kata Mahdiar.

Hingga saat ini, petugas masih melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian untuk memastikan api tidak kembali menyala. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *