“Ketiga, dia adalah orang yang mempersiapkan dari awal, memonitor, dan memfasilitasi penjemput pod mengandung etomidate,” tambahnya.
Selain Jonathan Frizzy, polisi juga menetapkan beberapa tersangka lain, yaitu BTR sebagai kurir yang membawa vape dari Kuala Lumpur ke Indonesia, dan ER sebagai koordinator lapangan yang mengatur pergerakan para pelaku.
“ER ini merupakan orang yang menyuruh BTR untuk pergi menjemput vape berisikan obat keras, dan berkoordinasi dengan para tersangka lainnya,” ujar Michael.
Jonathan Frizzy sebelumnya telah memenuhi panggilan polisi sebagai saksi pada 17 April 2025. Namun ia tidak hadir pada panggilan kedua karena tengah menjalani perawatan di rumah sakit. Setelah penetapan tersangka, penangkapan langsung dilakukan.







