Efisiensi Anggaran Pemerintah Hambat Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2025

efisiensi anggaran
Ilustrasi/freepik.com

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2025 hanya mencapai 4,87 persen, melambat dibanding kuartal sebelumnya yang mencatatkan kontraksi sebesar 0,98 persen. Salah satu faktor utama pelemahan ini adalah turunnya konsumsi pemerintah sebesar 1,38 persen secara tahunan.

Rizal menambahkan bahwa penurunan konsumsi pemerintah menjadi indikator bahwa kebijakan efisiensi anggaran terlalu ketat dan tidak sejalan dengan kebutuhan untuk menstimulasi ekonomi.

“Dari sisi konsumsi pemerintah, kebijakan efisiensi APBN langsung menunjukkan efeknya, dengan belanja pemerintah tertahan, sehingga konsumsi, investasi, hingga ekspor ikut tertekan,” jelasnya.

Ia mengingatkan bahwa efisiensi anggaran tanpa diiringi strategi belanja yang tepat berpotensi menghambat pemulihan ekonomi ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *