Dunia Pers Nasional Berduka, Tokoh Senior PWI H. Diapari Sibatangkayu Tutup Usia

WhatsApp Image 2026 07 05 at 19.12.53
(Alm) H. Diapari Sibatangkayu. Dok: Istimewa

DINEWS.IDDunia pers nasional berduka atas wafatnya wartawan senior sekaligus Anggota Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, H. Diapari Sibatangkayu. Almarhum meninggal dunia pada usia 63 tahun di RS Polri, Jakarta, Sabtu (4/7/2026) pukul 10.40 WIB.

Tokoh pers kelahiran Padang Sidempuan, 8 Mei 1963, itu mengembuskan napas terakhir setelah mengabdikan sebagian besar hidupnya bagi dunia jurnalistik dan organisasi kewartawanan. Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di Jalan Raya Condet 66 Awi No. 28, RT 015/RW 003, Jakarta Timur.

Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar PWI. Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyampaikan bahwa Diapari merupakan sosok wartawan senior yang memiliki dedikasi, loyalitas, dan integritas tinggi dalam menjalankan tugas serta pengabdiannya kepada organisasi.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. PWI sangat kehilangan. Almarhum adalah sosok wartawan senior yang dedikasi, loyalitas, dan integritasnya tinggi. Kontribusinya di Dewan Kehormatan Pusat menjadi pilar penting organisasi,” ujar Munir.

Semasa hidupnya, Diapari dikenal tidak hanya sebagai jurnalis yang berpengalaman, tetapi juga sebagai organisatoris yang aktif mengawal berbagai agenda strategis di lingkungan PWI. Sekretaris Jenderal PWI Pusat, M. Selamet Susanto, mengatakan almarhum kerap mengambil peran penting dalam berbagai proses kelembagaan, termasuk menjadi bagian dari tim verifikasi dan penjaringan pada pelaksanaan Kongres PWI.

“Beliau bukan hanya jurnalis senior, tetapi juga organisatoris ulung. Beliau kerap terlibat aktif dalam tim verifikasi dan penjaringan internal. Sejak pagi, grup WhatsApp PWI Pusat dibanjiri ratusan ucapan duka dari pengurus dan wartawan se-Indonesia,” kata Selamet.

Dedikasi almarhum dalam menjaga marwah organisasi dan menegakkan Kode Etik Jurnalistik juga mendapat penghormatan dari Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Atal S. Depari. Menurutnya, sebelum mengemban amanah di tingkat pusat, Diapari telah menunjukkan kepemimpinan yang kuat sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Jaya periode 2019–2024.

“Kami sangat kehilangan rekan kerja yang kritis dan berintegritas. Sebelum di Dewan Kehormatan Pusat, beliau meletakkan fondasi kuat sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Jaya periode 2019–2024. Perjalanan karier dan kepemimpinannya menjadi teladan bagi generasi penerus,” ujar Atal.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi dan pengabdiannya kepada dunia kewartawanan, jajaran pengurus PWI Pusat mengajak seluruh anggota PWI serta insan pers di seluruh Indonesia untuk mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Kepergian H. Diapari Sibatangkayu menjadi kehilangan besar bagi dunia pers Indonesia. Jejak pengabdian, keteguhan dalam menegakkan etika jurnalistik, serta kontribusinya dalam memperkuat organisasi akan senantiasa dikenang sebagai warisan berharga bagi generasi wartawan berikutnya. (Yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *