Sementara itu, Kepala Disdukcapil DKI Jakarta mengatakan, kantor Dinas Dukcapil Kota Bogor setiap harinya bisa mencapai 200 penduduk yang melakukan pelayanan.
“Kota Bogor merupakan salah satu tempat yang penduduknya banyak yang sudah menetap di Bogor tetapi masih menggunakan KTP-el DKI Jakarta,” kata Budi Awaluddin, Kepala Disdukcapil DKI Jakarta saat melakukan kunjungan ke Kantor Dinas Dukcapil Kota Bogor.
Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau perpindahan penduduk dari DKI Jakarta ke Bogor, karena terdampak penataan dan penertiban NIK. Dan untuk mengurai antrean panjang, maka Disdukcapil Kota Bogor membuat aplikasi antrean online yang dapat diakses masyarakat luas.
YM/***
Editor: YB













