BGN Serap Rp 10,3 Triliun dari Anggaran MBG Rp 71 Triliun

BGN
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. Foto : Ist.

DINEWS.ID – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyatakan realisasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih rendah. Hingga pertengahan Agustus 2025, BGN baru menyerap Rp 10,3 triliun dari total alokasi APBN sebesar Rp 71 triliun.

“Sampai hari ini, kami baru menyerap Rp 10,3 triliun dari Rp 71 triliun. Dana standby Rp 100 triliun belum tersentuh. Mungkin yang akan terserap hanya Rp 50 triliun,” kata Dadan dikutip dari beritasatu.com, Rabu (20/8/2025).

Anggaran yang telah tersalurkan sebagian besar digunakan 5.905 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan penyerapan mencapai Rp 10 triliun. Menurut Dadan, setiap Rp 1 yang dikeluarkan BGN mampu memicu investasi masyarakat sebesar Rp 5.

Seluruh dapur SPPG saat ini didanai penuh oleh dana masyarakat dan telah menyerap anggaran sekitar Rp 12 triliun secara keseluruhan. BGN tengah memverifikasi 19.000 dapur SPPG tambahan di berbagai wilayah dengan estimasi alokasi Rp 2 triliun per dapur.

“Kalau dihitung, 19.000 SPPG dikali Rp 2 triliun itu totalnya Rp 38 triliun. Ditambah Rp 12 triliun dari yang sudah berjalan, maka total bisa Rp 50 triliun,” ujarnya.

Ekonom senior LPPI Ryan Kiryanto menilai alokasi anggaran ke kementerian/lembaga dalam RAPBN 2026 sudah mengarah pada kesejahteraan rakyat. “Kementerian dan lembaga penerima anggaran 2026 benar-benar fokus pada kepentingan rakyat,” katanya.

Alokasi anggaran BGN pada APBN 2026 meningkat drastis menjadi Rp 268 triliun untuk menyukseskan program MBG. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *