Bangkitkan Ekonomi Rakyat, Dedie Rachim Tegaskan Peran Strategis Koperasi

WhatsApp Image 2026 07 05 at 18.03.19
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim. Foto: Istimewa

DINEWS.ID – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa koperasi merupakan salah satu pilar penting dalam membangun ekonomi kerakyatan di tengah berbagai tantangan ekonomi. Menurutnya, koperasi terbukti mampu memperkuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Dedie saat menjadi narasumber dalam podcast bertajuk “Bangkitkan Ekonomi Rakyat Bersama Koperasi” yang diselenggarakan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Bogor di D’Karamba Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Sabtu (4/7/2026).

“Kami memandang koperasi bukan hanya sebagai badan usaha, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kota Bogor terus mendorong lahirnya koperasi yang sehat, profesional, transparan, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ujar Dedie.

Podcast yang mengusung tema “Warisan Sejarah Menuju Koperasi Digital Masa Depan” itu juga menghadirkan Ketua Dekopinda Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Koperasi ke-79 tingkat Kota Bogor yang diperingati setiap 12 Juli.

Dalam diskusi tersebut dibahas berbagai isu strategis, mulai dari peran koperasi dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan, dukungan Pemerintah Kota Bogor terhadap penguatan koperasi, hingga transformasi digital sebagai langkah menghadapi tantangan masa depan.

Dedie mengatakan, perkembangan koperasi saat ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang terus memperkuat gerakan koperasi sebagai fondasi ekonomi nasional. Menurutnya, pemerintah memiliki peran sebagai fasilitator, regulator, sekaligus mitra strategis agar koperasi dapat berkembang secara sehat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Ini menjadi momentum untuk terus menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui koperasi. Saat ini Indonesia juga memiliki program Koperasi Merah Putih yang diharapkan mampu membuka berbagai peluang baru bagi masyarakat. Ini adalah kesempatan bagi ekonomi kerakyatan untuk terus tumbuh dan berkembang,” katanya.

Selain podcast, kegiatan juga dirangkaikan dengan syukuran Dekopinda Kota Bogor bersama Tripatra General Insurance yang diisi dengan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim.

Sementara itu, Ketua Dekopinda Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat, mengatakan bahwa penguatan koperasi kini menjadi agenda strategis, baik di tingkat daerah maupun nasional. Menurutnya, koperasi harus mampu bertransformasi agar semakin diminati oleh generasi muda.

“Koperasi tidak boleh lagi dipandang hanya untuk kalangan orang tua. Kami ingin koperasi menjadi organisasi yang modern, adaptif, dan dekat dengan generasi muda,” ujarnya.

Sebagai bagian dari transformasi digital, Dekopinda Kota Bogor tengah mengembangkan berbagai inovasi, di antaranya Learning Management System (LMS), website resmi Dekopinda, podcast sebagai media edukasi, serta Si Maxcel, sistem manajemen akuntansi berbasis Microsoft Excel yang dirancang untuk mempermudah tata kelola koperasi.

Selain itu, Dekopinda juga mendukung pengembangan Kota Bogor sebagai kota gastronomi melalui peran koperasi sebagai agregator yang menghubungkan pelaku usaha dengan kebutuhan pasar.

“Kami ingin koperasi menjadi penghubung yang mampu memperkuat rantai pasok sehingga kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi melalui koperasi,” jelas Ade.

Menurutnya, wajah koperasi di Kota Bogor kini terus berubah. Koperasi tidak lagi hanya identik dengan kegiatan simpan pinjam, tetapi juga menjadi wadah membangun semangat gotong royong, kolaborasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Keberhasilan koperasi tentu membutuhkan dukungan berbagai pihak. Dengan semangat gotong royong dan kekeluargaan, kami berharap koperasi dapat semakin berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *