Benjamin Netanyahu Diduga Keracunan Makanan, Jalani Perawatan Tiga Hari

Benjamin Netanyahu
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Foto : AP.

DINEWS.ID – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dilaporkan mengalami keracunan makanan dan harus beristirahat di rumah selama tiga hari ke depan. Informasi ini disampaikan kantor perdana menteri pada Senin (21/7/2025) waktu setempat, seperti dikutip dari Reuters.

Netanyahu, 75 tahun, tidak menghadiri rapat kabinet mingguan pada pagi hari setelah dilaporkan jatuh sakit pada malam sebelumnya. Ia menderita radang usus serta dehidrasi dan harus menerima cairan infus.

“Sesuai dengan instruksi dokternya, perdana menteri akan beristirahat di rumah selama tiga hari ke depan dan akan mengelola urusan negara dari sana,” demikian pernyataan resmi dari kantor perdana menteri.

Netanyahu diperiksa oleh Dr. Alon Hershko, direktur departemen penyakit dalam di Rumah Sakit Universitas Hadassah. Dr. Hershko mendiagnosis Netanyahu mengalami radang usus akibat mengonsumsi makanan basi.

Setelah pemeriksaan lanjutan, kondisi Netanyahu dinyatakan membaik meski sempat mengalami dehidrasi. Ia menerima cairan infus sebagai bagian dari perawatan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Netanyahu memang diketahui memiliki riwayat masalah kesehatan. Pada Desember lalu, ia menjalani operasi pengangkatan prostat, disusul operasi hernia pada Maret 2024. Masih di bulan yang sama, ia sempat absen dari tugas karena terserang flu.

Pada 2023, Netanyahu juga sempat menjalani pemasangan alat pacu jantung setelah mengalami penyumbatan jantung sementara. Ia sebelumnya dirawat akibat dehidrasi, dan dokter menyebut Netanyahu memiliki masalah konduksi jantung sejak lama.

Namun, laporan medis terakhir yang dipublikasikan pada Januari 2023 menyebutkan bahwa kondisi kesehatan Netanyahu secara umum dinyatakan normal. Alat pacu jantungnya berfungsi dengan baik dan tidak ditemukan gangguan irama jantung. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *