Langkah Alwi dan Ubed di French Open 2026, Bisakah Berujung Derby di Final?

Dinews foto 2 1 scaled
Kolase foto Alwi Farhan dan Moh. Zaki Ubaidillah (Ubed). Dok: PBSI

DINEWS.ID – Bayangkan jika dua wakil Indonesia bertemu di partai final French Open 2026. Bukan sekadar duel sesama pemain Merah Putih, pertandingan itu juga akan memastikan gelar juara tunggal putra jatuh ke tangan Indonesia.

Skenario tersebut masih terbuka bagi Alwi Farhan dan Moh. Zaki Ubaidillah alias Ubed. Keduanya sama-sama melaju ke perempat final French Open 2026 dan kini harus melewati tantangan berikutnya jika ingin menjaga peluang bertahan hingga partai puncak.

Namun, jalan menuju final tentu tidak mudah. Alwi dan Ubed berada di bagan yang berbeda. Artinya, mereka tidak akan saling berhadapan di semifinal. Jika sama-sama mampu memenangi pertandingan hingga babak empat besar, duel sesama pemain Indonesia baru bisa terjadi di final.

Alwi Melaju, Tantangan Berikutnya Menanti

Alwi12 R32 FrenchOpen2026 PBSI 20261021 1024x683 1

Alwi memastikan langkah ke perempat final setelah mengalahkan wakil Hong Kong, Ng Ka Long Angus, dengan skor 21-18 dan 21-17.

Kemenangan dua gim langsung itu menjadi modal berharga bagi Alwi untuk melanjutkan perjuangannya di turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut. Sebelumnya, ia juga harus bekerja keras saat menghadapi Lin Chun-Yi pada babak pertama, sebelum akhirnya menang dalam tiga gim.

Pada perempat final, Alwi dijadwalkan menghadapi pemenang laga Lee Cheuk Yiu dari Hong Kong melawan Hu Zhe’an dari China. Siapa pun lawannya, Alwi harus kembali menunjukkan permainan terbaik untuk mengamankan tiket semifinal.

Bagi Alwi, setiap pertandingan kini menjadi langkah penting. Satu kemenangan akan membawanya semakin dekat ke partai puncak, tetapi satu kekalahan bisa langsung mengakhiri perjalanannya di French Open tahun ini.

Ubed Juga Punya Misi yang Sama

Zaki12 R16 FrenchOpen2026 PBSI 20261022 1024x683 1

Di sisi lain, Ubed tidak kalah menarik untuk diikuti. Pebulu tangkis muda Indonesia itu melangkah ke perempat final setelah menundukkan Koki Watanabe dari Jepang dengan skor 21-17 dan 21-14.

Perjalanan Ubed sebelumnya juga mencuri perhatian ketika ia menyingkirkan seniornya, Jonatan Christie, pada babak pertama. Sempat kehilangan gim pembuka dengan skor 16-21, Ubed mampu bangkit dan merebut dua gim berikutnya, masing-masing 21-17 dan 21-17.

Kemenangan itu menunjukkan bahwa Ubed mampu menjaga fokus ketika berada dalam tekanan. Meski begitu, tantangan belum selesai. Di perempat final, ia dijadwalkan menghadapi wakil Taiwan, Chi Yu Jen.

Jika berhasil melewati pertandingan tersebut, Ubed akan melangkah ke semifinal dan menjaga peluang untuk terus melaju. Ia pun memiliki misi yang sama dengan Alwi: bertahan selama mungkin di turnamen dan membuka jalan menuju final.

Derby Indonesia, Tinggal Menunggu Perjuangan Mereka

Posisi Alwi dan Ubed di dua bagan berbeda membuat peluang pertemuan mereka cukup jelas. Keduanya tidak akan bertemu di semifinal. Jika sama-sama lolos dari perempat final dan memenangi pertandingan semifinal, barulah duel Alwi versus Ubed bisa tersaji di partai final.

Tentu, skenario ini masih harus dibuktikan di lapangan. Alwi perlu melewati lawannya di bagan atas, sementara Ubed harus berjuang dari bagan bawah. Keduanya juga harus menjaga kondisi dan konsistensi permainan di tengah persaingan ketat para pemain dunia.

Meski belum ada jaminan, peluang melihat dua tunggal putra Indonesia bertarung memperebutkan gelar tentu menjadi hal yang menarik untuk dinantikan. Apalagi, pertemuan di final akan memastikan Indonesia menjadi juara di sektor tersebut.

Kini, perhatian tertuju pada pertandingan berikutnya. Mampukah Alwi dan Ubed sama-sama melangkah ke semifinal, lalu melanjutkan perjalanan hingga partai puncak? Jawabannya bergantung pada perjuangan mereka di setiap pertandingan.

Satu hal yang pasti, jalan menuju derby final masih terbuka. Alwi dan Ubed hanya perlu terus melangkah, satu pertandingan demi satu pertandingan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *