Daerah  

Tembok Rumah Ambruk di Tanah Sareal, 8 Warga Terdampak

WhatsApp Image 2026 10 08 at 20.22.49
Tembok samping rumah warga ambruk di Kelurahan Kencana Tanah Sareal. Dok: Istimewa

DINEWS.ID — Tembok rumah ambruk di Tanah Sareal dilaporkan terjadi di Gang Masjid, RT 02/RW 03, Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Bagian tembok samping luar rumah milik warga tersebut ambruk akibat kondisi material bangunan yang sudah lapuk.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut sebenarnya telah terjadi pada Senin, 31 Agustus 2026, sekitar pukul 08.00 WIB.

Namun, laporan mengenai kejadian itu baru diterima BPBD Kota Bogor pada Kamis, 8 Oktober 2026. Informasi tersebut disampaikan warga melalui media sosial.

Menurut Dimas, kondisi tembok yang sudah lapuk termakan usia menjadi penyebab utama bagian bangunan tersebut ambruk.

“Penyebab utama kejadian ini dikarenakan kondisi tembok bangunan yang memang sudah lapuk termakan usia,” jelas Dimas saat dikonfirmasi, Kamis, 8 Oktober 2026.

Tembok Lapuk Ambruk di Rumah Warga

Setelah menerima laporan, BPBD Kota Bogor langsung menindaklanjutinya dengan menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi.

Laporan tersebut diterima petugas pada pukul 11.00 WIB. Tim kemudian melakukan kaji cepat atau assessment serta pendataan terhadap kondisi rumah yang terdampak.

Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, tidak ditemukan korban jiwa maupun warga yang mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut.

Rumah terdampak diketahui dihuni oleh tiga Kepala Keluarga (KK). Secara keseluruhan, terdapat delapan jiwa yang tinggal di rumah tersebut.

Dari delapan warga tersebut, empat orang merupakan laki-laki dan empat lainnya perempuan.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, kondisi bangunan yang terdampak tetap membutuhkan perhatian untuk penanganan lebih lanjut, terutama berkaitan dengan perbaikan rumah.

BPBD Koordinasi dengan Kelurahan dan RT/RW

Dalam proses penanganan tembok rumah ambruk di Tanah Sareal tersebut, personel TRC BPBD Kota Bogor berkoordinasi dengan aparatur Kelurahan Kencana.

Koordinasi juga dilakukan bersama pengurus RT dan RW setempat. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari tindak lanjut terhadap kondisi warga yang terdampak.

Dimas mengatakan, proses asesmen di lokasi kejadian telah selesai dilaksanakan seluruhnya.

Dari hasil pendataan dan asesmen tersebut, diketahui adanya kebutuhan yang dinilai sangat mendesak bagi keluarga terdampak, khususnya untuk keperluan perbaikan rumah.

“Saat ini proses asesmen di lokasi kejadian sudah selesai dilaksanakan seluruhnya. Adapun kebutuhan yang sangat mendesak bagi keluarga terdampak untuk perbaikan rumah adalah Bantuan Sosial Tidak Terencana (BSTT),” pungkasnya.

Peristiwa ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa ataupun luka. Namun, kondisi tembok yang ambruk membuat keluarga terdampak membutuhkan dukungan untuk perbaikan rumah, dengan Bantuan Sosial Tidak Terencana (BSTT) disebut sebagai kebutuhan yang sangat mendesak.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *