DINEWS.ID – Momen penghujung libur sekolah dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berwisata, salah satunya ke kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Imbasnya, volume kendaraan yang keluar masuk di jalur wisata tersebut terpantau padat dan menembus angka lebih dari 42 ribu unit.
Kasatlantas Polres Bogor, Iptu Afif Widhi Ananto, mengungkapkan bahwa hingga pukul 14.00 WIB, tercatat ada 42.049 kendaraan yang melintas di Jalur Puncak.
Secara rinci, terdapat 22.729 kendaraan yang keluar dari Exit Tol Ciawi menuju arah Gadog, dan 19.320 kendaraan yang masuk melalui Entrance Ciawi menuju arah Jakarta.
Meski terbilang padat di masa akhir libur sekolah ini, Iptu Afif mencatat adanya sedikit penurunan volume kendaraan dibandingkan hari sebelumnya.
”Jumlah kendaraan yang tercatat hari ini berkurang 685 kendaraan atau turun sekitar 1,6 persen dibandingkan hari sebelumnya pada jam yang sama,” papar Iptu Afif saat dikonfirmasi.
Untuk mengurai kepadatan kendaraan wisatawan, Satlantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem satu arah atau one way. Skema one way ke arah Puncak atau Cianjur sempat diberlakukan pada pukul 10.00 WIB.
Kemudian, mulai pukul 11.00 WIB, arus dibalik menjadi one way arah bawah atau menuju Jakarta untuk memfasilitasi gelombang kepulangan wisatawan.
Kepadatan arus lalu lintas ini juga memicu antrean kendaraan di sejumlah lokasi. Iptu Afif memetakan setidaknya ada tiga titik yang menjadi rawan kemacetan, yakni Simpang Pasir Muncang, Simpang Megamendung, dan area Pasar Cisarua.
”Hambatan yang terjadi di lokasi-lokasi tersebut utamanya dikarenakan tingginya intensitas keluar masuk kendaraan,” jelasnya.
Guna mengatasi kemacetan di tiga simpul utama tersebut, Satlantas Polres Bogor telah menerjunkan personel tambahan.
”Tindakan yang kami lakukan adalah dengan penebalan anggota dari yang sudah disiagakan di titik rawan kemacetan, serta melakukan kanalisasi khusus bagi kendaraan roda dua yang akan mengarah ke Puncak,” tegas Iptu Afif.
Ia juga memastikan seluruh pengaturan lalu lintas dikendalikan penuh oleh kepolisian tanpa melibatkan Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas).
Menutup laporannya, Iptu Afif mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap disiplin selama berkendara di Jalur Puncak.
”Kepada seluruh pengguna jalan agar mematuhi peraturan lalu lintas, patuhi arahan petugas di lapangan, serta pantau terus media sosial Instagram kami di @Satlantaspolresbogor.tmc untuk memantau update info lalu lintas atau rekayasa yang diberlakukan oleh Sat Lantas Polres Bogor,” pungkasnya. (Yis)













