Gathering Teman Istimewa 2026 Perkuat Kebersamaan dan Kemandirian Penyandang Disabilitas

WhatsApp Image 2026 07 04 at 13.51.47 1
Komunitas Senyum Persahabatan Difabel terus memperkuat komitmennya dalam mendorong kemandirian dan pemberdayaan penyandang disabilitas melalui penyelenggaraan Gathering Teman Istimewa 2026.

DINEWS.IDKomunitas Senyum Persahabatan Difabel terus memperkuat komitmennya dalam mendorong kemandirian dan pemberdayaan penyandang disabilitas melalui penyelenggaraan Gathering Teman Istimewa 2026 di Villa Kenaya Hills, Pancawati, Kabupaten Bogor, pada 1–2 Juli 2026.

Mengusung tema “Membangun Kebersamaan, Menguatkan Harapan, Merayakan Keistimewaan”, kegiatan ini diikuti oleh 55 peserta yang terdiri atas penyandang disabilitas, orang tua, dan para pendamping. Gathering tersebut tidak hanya menjadi ajang rekreasi, tetapi juga menjadi wadah konsolidasi untuk memperkuat program pemberdayaan yang selama ini dijalankan komunitas.

Ketua Komunitas Senyum Persahabatan Difabel, Eko Yus Samanti Ningsih, mengatakan bahwa komunitasnya secara konsisten membekali para anggota dengan berbagai keterampilan praktis sebagai bekal menuju kemandirian. Beragam program yang telah dijalankan antara lain kelas modeling, melukis, memasak, dan pelatihan keterampilan lainnya.

“Selama ini kami memang memiliki berbagai program, seperti kelas model, melukis, memasak, dan keterampilan lainnya. Namun tidak semua anggota bisa mengikuti setiap kegiatan,” ujar Eko.

Menurutnya, gathering selama dua hari tersebut menjadi momentum penting untuk mempertemukan seluruh anggota komunitas dalam satu ruang kebersamaan. Selama ini, belum semua anggota memiliki kesempatan untuk berkumpul dan berinteraksi secara langsung.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan juga diisi dengan berbagai aktivitas edukatif dan penguatan mental. Para peserta mengikuti permainan kebersamaan, sesi parenting dan motivasi bagi orang tua serta pendamping, kegiatan berenang, hingga pembagian doorprize dan hadiah sebagai bentuk apresiasi.

Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk membangun rasa percaya diri, mempererat hubungan antarpeserta, serta memastikan setiap anak merasa dihargai dan diakui keberadaannya.

“Gathering ini menjadi kesempatan untuk saling mengenal dan mempererat silaturahmi,” kata Eko.

Melalui penguatan mental, dukungan emosional dari keluarga, serta pelatihan keterampilan yang berkelanjutan, Komunitas Senyum Persahabatan Difabel berharap dapat menjadi fondasi yang kuat bagi penyandang disabilitas untuk tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, dan mampu berperan aktif di tengah masyarakat.

“Harapan kami, komunitas ini tetap solid dalam mewujudkan anak berkebutuhan khusus yang setara dan berdaya. Kami ingin komunitas ini menjadi rumah bagi anak-anak untuk berkarya, berdaya, dan mandiri,” tutupnya. (Yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *