DINEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah melakukan pemeliharaan dan pengecatan ulang Lawang Salapan, salah satu ikon Kota Bogor yang berada di kawasan Tugu Kujang.
Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, mengatakan pekerjaan difokuskan pada perbaikan sejumlah bagian bangunan yang mengalami kerusakan sekaligus penyegaran tampilan. Seluruh proses pemeliharaan ditargetkan rampung dalam waktu sekitar dua bulan.
“Ada enam tiang yang diperbaiki bentuknya dan dicat ulang. Empat tiang yang sudah dikerjakan pada 2023 hanya dicat kembali,” ujar Juniarti, Senin (6/7/2026).
Selain memperbaiki bagian utama tiang, pekerjaan juga mencakup pembenahan detail pada bagian atas dan bawah struktur sebelum dilakukan pengecatan ulang.
Untuk menjaga kebersihan monumen, Dinas PUPR juga akan memasang kawat baja di bagian atas bangunan agar sampah tidak lagi masuk atau terselip di sela-sela struktur.
Tak hanya itu, tulisan semboyan yang berada di bagian atas Lawang Salapan turut diperbaiki agar kembali rapi dan seragam. Menurut Juniarti, pekerjaan telah dimulai sejak akhir pekan lalu dan ditargetkan selesai dalam waktu 60 hari kerja.
Lawang Salapan merupakan salah satu landmark ikonik Kota Bogor yang berdiri berdampingan dengan Tugu Kujang. Kawasan ini menjadi ruang publik favorit masyarakat untuk berolahraga, berjalan santai, hingga menikmati suasana pusat kota.
Berlokasi di persimpangan Jalan Pajajaran dan Jalan Otto Iskandardinata (Otista), kawasan Lawang Salapan memiliki posisi yang sangat strategis. Titik ini menjadi jalur utama menuju Istana Bogor, Kebun Raya Bogor, Balai Kota Bogor, dan Stasiun Bogor, sehingga setiap hari dilintasi ribuan kendaraan dan pejalan kaki. (Yis)













