DINEWS.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor melaporkan dua kejadian pohon tumbang yang terjadi di wilayah Kota Bogor pada Rabu (24/6/2026). Insiden yang dipicu cuaca ekstrem tersebut menyebabkan kerusakan pada sebuah mushola dan satu unit rumah warga di dua lokasi berbeda.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, mengatakan kedua kejadian tersebut diduga dipicu oleh kondisi pohon yang telah lapuk dan rapuh sehingga tidak mampu menahan terpaan cuaca ekstrem.
“Dua kejadian ini sama-sama dipicu oleh kondisi struktur pohon yang sudah lapuk dan rapuh. Material pohon yang tumbang menimpa bangunan mushola dan rumah warga,” ujar Dimas saat dikonfirmasi, Rabu (24/6/2026) malam.
Kejadian pertama terjadi di Kampung Situ Pete, RT 001/RW 010, Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanah Sareal. Sejumlah batang bambu tumbang dan menimpa bangunan Mushola Miftahul Jannah.
Laporan kejadian diterima BPBD pada pagi hari dan langsung ditindaklanjuti oleh Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) Regu 3. Proses evakuasi dan pembersihan material bambu berlangsung sejak pukul 08.35 WIB hingga selesai pada pukul 13.00 WIB.
Penanganan dilakukan bersama unsur kelurahan, Bhabinkamtibmas, serta warga setempat.
Pada hari yang sama, BPBD kembali menerima laporan pohon tumbang di Kampung Ranggamekar, RT 001/RW 012, Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, sekitar pukul 18.00 WIB.
Sebuah pohon salam dengan tinggi sekitar 15 meter dan diameter kurang lebih 30 sentimeter tumbang dan menimpa rumah milik Sulastri yang dihuni dua kepala keluarga dengan total lima jiwa.
Akibat kejadian tersebut, beberapa bagian rumah mengalami kerusakan, terutama pada area kamar mandi, dapur, dan ruang tengah.
“Pohon tumbang di Bogor Selatan menimpa rumah milik Ibu Sulastri pada bagian kamar mandi, dapur, dan ruang tengah,” jelas Dimas.
BPBD menerima laporan kejadian pada pukul 18.55 WIB dan langsung mengerahkan personel TRC-PB ke lokasi lima menit kemudian. Proses evakuasi dilakukan bersama Tagana Kota Bogor, aparat kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta pengurus lingkungan setempat.
Setelah melakukan pemotongan dan pembersihan material pohon selama kurang lebih tiga jam, penanganan di lokasi dinyatakan selesai pada pukul 22.00 WIB.
BPBD Kota Bogor memastikan tidak ada korban jiwa dalam kedua kejadian tersebut. Selain itu, hingga saat ini tidak terdapat kebutuhan darurat yang harus segera dipenuhi bagi warga terdampak.
BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama saat cuaca ekstrem yang dapat memicu pohon tumbang, longsor, maupun bencana lainnya. (Yis)













