DINEWS.ID – Pengurus Karang Taruna Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, resmi dilantik untuk masa bakti 2026–2031. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Aula Kecamatan Tanah Sareal pada Jumat, 15 Mei 2026, menjadi babak baru bagi penguatan jejaring pemuda di wilayah tersebut.
Pelantikan dan pemantapan Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) ini dilakukan langsung oleh Pengurus Karang Taruna Kecamatan Tanah Sareal bersama Lurah Kedung Badak. Momentum ini turut dikawal oleh tiga anggota DPRD Kota Bogor dari Daerah Pemilihan (Dapil) Tanah Sareal, yakni H. Murtadlo, Banu Lesmana Bagaskara, dan Rozi Putra, serta disaksikan oleh Sekretaris Karang Taruna Kota Bogor, Ketua AMS Kota Bogor, dan Kanit Reskrim Polsek Tanah Sareal.
Ketua Karang Taruna Kelurahan Kedung Badak terpilih, Gilang P. Setiana, memaparkan bahwa wilayahnya memiliki kepadatan penduduk yang tinggi dengan jumlah mencapai lebih dari 30 ribu jiwa. Menurutnya, besarnya angka tersebut menyimpan potensi pemuda yang luar biasa sekaligus tantangan sosial-ekonomi yang tidak mudah.
”Kelurahan Kedung Badak memiliki banyak potensi yang bisa diberdayakan, tetapi juga punya konsekuensi memunculkan problematika kompleks dalam aspek sosial, kesenjangan ekonomi, termasuk juga kepemudaan. Kami beritikad hadir untuk mewadahi minat dan gerakan pemuda, memberikan akselerasi program kesejahteraan sosial, serta membangun kemitraan agar potensi pemuda menjadi lebih produktif,” ujar Gilang.
Lurah Kedung Badak, Ahnim Sutangyat, menyambut optimis formasi kepengurusan baru ini. Ia menilai energi positif dari para pemuda yang baru dilantik harus segera diimplementasikan secara konkret melalui koordinasi yang solid dengan pihak kelurahan agar program pemberdayaan masyarakat tepat sasaran.
”Sudah mulai ada kecocokan dengan Ketua Karang Taruna terpilih. Ke depan kami harap pengurus bisa kolaboratif dan bersinergi dengan kelurahan dalam merealisasikan berbagai program kesejahteraan di tengah masyarakat,” kata Ahnim.
Di sisi lain, pentingnya menjaga nilai dasar organisasi juga ditekankan oleh M. Aleksander, Sekretaris Karang Taruna Kota Bogor periode 2012–2022. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan membangun kemitraan lintas elemen sangat bergantung pada kredibilitas dan komitmen peneguhan nilai gotong royong yang dimiliki oleh setiap pengurus di lapangan.
”Pelantikan ini bukan sekadar seremonial pergantian kepengurusan, tetapi peneguhan komitmen terhadap nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Jadilah pengurus yang hadir dan mendengar, bangun kolaborasi, serta jaga integritas. Karang Taruna adalah sekolah kepemimpinan bagi pemuda,” tegas Aleksander. (Yis)













