Kota Bogor ke depan, akan memiliki fasilitas untuk rekayasa kultur jaringan menciptakan bibit-bibit unggul.
“Bisa dijadikan edukasi wisata agro. Jadi untuk masyarakat, pelajar dan mahasiswa bisa mendapatkan edukasi disini,” katanya.
Progres sudah 95 persen, sambung Hery, dan segera selesai. Dikatakannya juga bahwa sebelumnya ada penyesuaian, dikarenakan ini merupakan bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat.
Usulan sebelumnya adalah Rp10 miliar, lanjut Hery menyampaikan, karena beserta isinya. Dan jaringan penyiraman belum terpasang, belum teranggarkan.













