Tesla Kirim Kendaraan Tanpa Pengemudi Pertama Langsung ke Pelanggan

Tesla
Tesla

DINEWS.ID Tesla, produsen mobil listrik asal Amerika Serikat, mengumumkan telah berhasil mengirimkan kendaraan tanpa pengemudi pertama mereka langsung ke pelanggan. Kendaraan yang dikirim adalah Model Y, sebuah SUV listrik, dari pabrik Tesla di Austin, Texas, pada Jumat (27/6/2025).

CEO Tesla Elon Musk menyebut pengiriman ini sebagai tonggak penting dalam pengembangan teknologi kendaraan otonom. Dalam unggahannya di platform X, Musk mengatakan bahwa kendaraan tersebut menempuh perjalanan dari pabrik ke apartemen pelanggan di seberang kota tanpa pengemudi atau operator jarak jauh, termasuk saat melintasi jalan raya.

Video yang dibagikan melalui akun resmi Tesla menunjukkan Model Y melaju melewati berbagai area di Austin, termasuk kawasan permukiman dan tempat parkir, tanpa ada orang di kursi pengemudi maupun penumpang. Mobil tersebut berhenti tepat di depan sebuah gedung apartemen tempat pelanggan dan staf Tesla menunggu.

Meski demikian, Tesla belum memberikan detail teknis mengenai versi perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan dalam pengujian ini. Dalam buku panduan resmi Model Y di situs Tesla, disebutkan bahwa sistem Full Self-Driving (FSD) masih tergolong “supervised” dan memerlukan pengemudi siaga untuk mengambil alih kendali bila dibutuhkan.

Klaim mengenai pengiriman kendaraan sepenuhnya otonom ini menuai kritik. Musk menyatakan bahwa ini adalah mobil pertama yang beroperasi secara penuh tanpa pengemudi di jalan umum. Namun, pernyataan tersebut dipertanyakan karena layanan robotaxi milik Waymo—anak usaha Alphabet—telah lebih dahulu mengoperasikan armada kendaraan otonom sepenuhnya di Phoenix sejak 2024, dan kini diperluas ke Los Angeles dan San Francisco.

Kepala AI Tesla, Ashok Elluswamy, menyebut kendaraan yang digunakan merupakan unit standar dari lini produksi tanpa modifikasi khusus. Ia juga mengungkapkan mobil tersebut melaju dengan kecepatan hingga 72 mil per jam, sedikit melebihi batas kecepatan umum di jalan raya Texas, yaitu 70 mil per jam.

Di tengah pencapaian tersebut, Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) masih melakukan penyelidikan atas sistem FSD milik Tesla terkait dugaan pelanggaran keselamatan.

Para pakar dan regulator menyatakan masih menantikan kejelasan hukum dan jaminan keamanan dari penggunaan kendaraan otonom penuh di jalan umum. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *