“Terhadap yang bersangkutan sudah kita lakukan pemeriksaan,” ujar dia.
Ia juga mengungkapkan bahwa, ID bukanlah seorang anggota TNI melainkan hanya masyarakat sipil biasa. Lebih lanjut, kedua belah pihak sudah dilakukan mediasi dan berakhir dengan saling memaafkan.
Meski demikian, pihaknya masih terus melakukan pendalaman terkait kepemilikan senjata air softgun yang dimiliki oleh ID.
“Terkait kepemilikan dan asal-usul senjata air soft gun masih kita dalami lebih lanjut,”tutupnya.*







