Daerah  

Solusi Pengolahan Sampah Terpadu, Dedie Rachim Pastikan Proyek PSEL Bogor Terus Berjalan

WhatsApp Image 2026 07 17 at 22.26.32
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim

DINEWS.IDWali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam menuntaskan persoalan sampah melalui akselerasi proyek strategis Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Hal itu disampaikannya usai pelantikan ASN di kawasan Balai Kota Bogor pada Jumat (17/7/2026).

Dedie menekankan bahwa pengawalan ketat terhadap pembangunan fasilitas PSEL Bogor Raya 1 (Galuga) dan Bogor Raya 2 (Kayu manis) menjadi prioritas utama guna mencapai target pengelolaan sampah yang efektif.​

Dedie menjelaskan bahwa proyek ini merupakan solusi jangka panjang untuk menangani volume sampah di Kota Bogor yang mencapai kurang lebih 2.500 ton per hari.

​”Untuk PSEL Bogor Raya 1 dan 2, ini dua proyek yang harus betul-betul dikawal karena ada kaitan dengan pemerintah pusat dan PLN. Dengan total jumlah kurang lebih 2.500 ton sampah per hari yang harus diserap, maka tentu tata kelola dan manajemennya harus baik,” tegas Dedie.

​Terkait adanya sorotan dari DPRD mengenai penggunaan lahan di Kayu Manis yang sempat diwacanakan sebagai fasilitas olahraga, Dedie meluruskan bahwa secara tata ruang, lokasi tersebut memang diperuntukkan sebagai kawasan pengelolaan sampah terpadu.

Kendati demikian, ia memastikan Pemkot Bogor tetap berkomitmen mengakomodasi kebutuhan sarana olahraga jika ketersediaan lahan memungkinkan.

​”Dari tata ruang, awalnya memang peruntukannya untuk pengelolaan sampah terpadu. Ada usulan untuk dikaitkan dengan fasilitas olahraga, tetapi saya sudah berkoordinasi. Nanti kalau masih ada lahan, kita akan tambahkan untuk sarana fasilitas pendukung,” jelasnya.

​Selain memastikan kesiapan infrastruktur PSEL, Dedie juga mendorong penguatan manajemen aset daerah melalui sistem digital “SIMASDA”. Ia meminta para pejabat terkait untuk segera mendata dan memonitor aset strategis milik Pemkot Bogor, termasuk lokasi-lokasi yang nantinya berkaitan dengan pendukung proyek pengolahan sampah ini. (Yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *