DINEWS.ID – Puncak Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Kota Bogor tahun 2026 yang akan digelar di Alun-Alun Kota Bogor pada 25 Juli mendatang, bakal menjadi momen spesial bagi anak-anak di Kota Bogor.
Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) memastikan bahwa perhelatan ini akan menjadi panggung inklusif bagi seluruh anak tanpa terkecuali.
Kepala DP3A Kota Bogor, Rakhmawati, menjelaskan bahwa konsep acara puncak nanti dirancang untuk memberikan ruang tampil bagi anak-anak yang selama ini jarang mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka di depan publik.
”Kami sengaja memberi kesempatan unjuk gigi kepada mereka-mereka yang selama ini mungkin belum pernah tampil. Jadi kita gilir, agar anak-anak yang belum punya pengalaman tampil bisa mendapatkan panggungnya,” ujar Rakhmawati, Jumat (17/7/2026).
Pihak DP3A menargetkan kehadiran sekitar 1.000 orang pada acara puncak tersebut, yang terdiri dari 800 anak serta para pendamping dan masyarakat umum.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memfasilitasi hak anak untuk berekspresi dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial.
Selain menjadi ajang unjuk kreativitas, momentum puncak Hari Anak Nasional nanti juga akan menjadi sarana bagi anak-anak Kota Bogor untuk menyuarakan aspirasi mereka. Sebanyak lebih dari 1.000 suara anak yang telah dijaring melalui Forum Anak Kota Bogor selama satu bulan terakhir, akan disampaikan langsung oleh perwakilan anak kepada Wali Kota Bogor.
”Nanti akan ada perwakilan anak-anak yang membacakan dan menyampaikan langsung ke Bapak Wali Kota, ‘Ini lho, suara anak Kota Bogor’. Itu adalah poin penting yang akan kita dengarkan bersama di hari puncak nanti,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan menuju puncak acara sendiri telah dimulai dengan berbagai agenda sosial, mulai dari nonton bareng bersama anak yatim dan difabel, program bermain di panti asuhan, hingga senam sehat serentak di seluruh SD dan SMP se-Kota Bogor pada 23 Juli mendatang.
Dengan digelarnya berbagai rangkaian kegiatan ini, Pemkot Bogor berharap anak-anak di wilayahnya merasa dihargai, dilindungi, dan memiliki kebanggaan tersendiri sebagai bagian dari generasi penerus Kota Bogor. (Yis)













