Profil Ki Hajar Dewantara: Dari Jurnalis, Aktivis, hingga Pendiri Taman Siswa

Ki Hajar Dewantara
Ki Hajar Dewantara.

Filosofinya yang dikenal sebagai Trilogi Pendidikan Ki Hajar Dewantara tetap menjadi dasar pendidikan Indonesia hingga kini:

  • Ing ngarsa sung tuladha – di depan memberi teladan
  • Ing madya mangun karsa – di tengah membangun semangat
  • Tut wuri handayani – di belakang memberi dorongan

Semboyan “Tut Wuri Handayani” bahkan diabadikan sebagai moto resmi Kementerian Pendidikan Indonesia.

Warisan Abadi Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar Dewantara wafat pada 26 April 1959, namun warisannya tetap hidup dalam sistem pendidikan Indonesia. Setiap tanggal 2 Mei, bertepatan dengan hari lahirnya, diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Namanya diabadikan dalam berbagai institusi, mulai dari sekolah, museum Dewantara Kirti Griya di Yogyakarta, hingga uang kertas dan kapal perang. Semua itu menjadi bukti nyata besarnya kontribusi beliau terhadap perjalanan bangsa.

Ki Hajar Dewantara bukan hanya tokoh pendidikan, tetapi juga simbol perjuangan, kemerdekaan, dan keadilan. Sosoknya akan selalu dikenang sebagai pejuang yang menyalakan obor ilmu demi masa depan Indonesia yang lebih cerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *