DINEWS.ID — Mencari sarapan dengan banyak pilihan menu dan harga terjangkau di Kota Bogor? Panser 15 bisa menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang ingin menikmati beragam hidangan sebelum memulai aktivitas.
Berlokasi di depan Resto Kerang Tumpah Bang Djaloe, tepat di seberang SPBU Bondongan, Kota Bogor, lapak sarapan ini menawarkan sekitar 150 pilihan menu dengan harga Rp10 ribu hingga Rp15 ribu.

Pilihan makanannya beragam, mulai dari hidangan rumahan hingga menu yang lebih kekinian. Pengunjung dapat memilih makanan sesuai selera, baik untuk dibawa pulang maupun dinikmati langsung di lokasi.
Panser 15 beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 10.30 WIB. Menurut pemiliknya, Hery Setiawan, lapak tersebut dapat menjual sekitar 500 hingga 800 porsi setiap hari.
Jumlah pilihan menu menjadi salah satu daya tarik yang ditawarkan. Pengunjung tidak hanya memiliki satu atau dua pilihan sarapan, tetapi dapat mempertimbangkan berbagai jenis hidangan dengan harga yang relatif mudah dijangkau.
Dari Nasi Goreng Kambing hingga Nasi Dendeng Balado
Bagi pencinta sarapan dengan menu nasi dan lauk, Panser 15 menawarkan beberapa pilihan yang bisa dipertimbangkan.
Di antara menu yang disebut menjadi andalan adalah nasi goreng kambing, nasi iga bakar madu seharga Rp15 ribu, nasi tahu telur Rp10 ribu, serta nasi dendeng balado Rp10 ribu.
Nasi dendeng balado menjadi salah satu menu favorit pelanggan. Sementara itu, nasi iga bakar madu menawarkan alternatif bagi pengunjung yang ingin mencoba hidangan dengan harga Rp15 ribu.
Hery menjelaskan, sebagian menu yang tersedia merupakan racikan khas Panser 15 yang dikembangkan untuk memberikan pilihan berbeda kepada pelanggan.
“Kami ingin masyarakat punya banyak pilihan. Datang ke sini tidak bosan karena menunya terus beragam. Ada makanan rumahan sampai menu khas yang memang hanya ada di Panser 15,” kata Hery.
Menurutnya, beberapa menu khas tersebut merupakan hasil racikannya sendiri. Keberagaman menu diharapkan membuat pelanggan memiliki lebih banyak pilihan ketika kembali berkunjung.
Dengan kisaran harga Rp10 ribu hingga Rp15 ribu, pengunjung dapat menyesuaikan pilihan sarapan dengan selera dan anggaran masing-masing.
Bukan Hanya untuk Dibawa Pulang
Salah satu hal yang membedakan Panser 15 dari lapak sarapan yang hanya melayani pembelian untuk dibawa pulang adalah keberadaan area makan di tempat.
Di bagian belakang lapak, tersedia area lesehan yang dapat digunakan pengunjung untuk menikmati makanan sambil bersantai.
Fasilitas tersebut memberikan pilihan bagi pelanggan yang ingin makan terlebih dahulu sebelum melanjutkan aktivitas. Area lesehan juga dapat dimanfaatkan untuk berkumpul bersama keluarga, sahabat, atau rekan kerja pada pagi hari.
“Kalau biasanya orang membeli lalu langsung pulang, di Panser 15 kami juga menyediakan tempat makan lesehan di belakang lapak. Jadi pelanggan bisa menikmati makanan dengan santai sambil ngobrol bersama keluarga atau teman,” tutur Hery.
Keberadaan tempat makan ini membuat pengalaman berkunjung tidak terbatas pada membeli sarapan untuk dibawa pulang. Pengunjung juga bisa meluangkan waktu untuk menikmati makanan di lokasi.
Dengan jam operasional yang dimulai sejak pukul 05.00 WIB, Panser 15 dapat menjadi alternatif bagi warga yang ingin mencari sarapan sebelum berangkat sekolah, bekerja, atau menjalankan kegiatan lainnya.
Menghadirkan 150 Menu dari 67 Mitra UMKM
Banyaknya pilihan makanan di Panser 15 tidak terlepas dari kerja sama dengan para pelaku usaha kuliner.
Hery menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 150 menu yang berasal dari kolaborasi dengan 67 mitra UMKM. Para mitra menyediakan produk makanan yang kemudian ditawarkan kepada pelanggan melalui lapak tersebut.
Model ini memungkinkan pengunjung menemukan beragam pilihan hidangan dalam satu lokasi. Di sisi lain, para mitra memiliki saluran pemasaran untuk menjangkau konsumen yang datang mencari sarapan.
Operasional lapak dijalankan oleh tiga orang karyawan bersama Hery sebagai pemilik usaha. Sementara itu, para mitra berperan menyediakan beragam produk yang melengkapi pilihan menu setiap hari.
Bagi pengunjung, keberagaman tersebut memberikan lebih banyak alternatif saat menentukan makanan. Bagi pelaku usaha kuliner, kerja sama ini menjadi salah satu cara untuk mempertemukan produk mereka dengan konsumen.
Meski demikian, banyaknya pilihan menu tetap perlu diimbangi dengan kualitas produk yang konsisten agar pelanggan dapat menikmati makanan sesuai harapan.
Kualitas Makanan Menjadi Perhatian
Selain variasi menu dan harga, Panser 15 juga menaruh perhatian pada kualitas makanan yang dijual.
Hery mengatakan, pengelola menerapkan pemeriksaan kualitas terhadap produk yang dipasarkan. Para mitra diwajibkan menggunakan bahan baku berkualitas dan memenuhi standar produk yang telah ditetapkan pengelola.
Manajemen juga melakukan kunjungan mendadak ke dapur mitra untuk melihat proses produksi dan memastikan kualitas serta kebersihan tetap diperhatikan.
“Yang kami jaga bukan hanya harga murah, tetapi juga kualitas. Semua mitra harus menggunakan bahan yang baik. Kami sesekali melakukan kunjungan ke dapur mitra untuk memastikan produk yang dijual tetap sesuai standar,” jelas Hery.
Upaya tersebut menjadi bagian dari pengelolaan usaha yang menggabungkan banyak pemasok makanan dalam satu tempat penjualan.
Selain pengawasan terhadap produk, Panser 15 merencanakan kerja sama dengan Puskesmas Bondongan untuk pemeriksaan kesehatan atau medical check-up (MCU) bagi para mitra. Menurut Hery, pemeriksaan tersebut direncanakan mencakup skrining hepatitis dan tuberkulosis (TB), dengan biaya sekitar Rp90 ribu.
Program itu masih berupa rencana sebagaimana disampaikan Hery dalam wawancara pada Selasa, 28 Juli 2026.
Di luar kegiatan usaha, Panser 15 juga menjalankan Program Jumat Berkah. Dalam program tersebut, para mitra secara sukarela menyumbangkan produk makanan untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pengelola membangun usaha kuliner yang tidak hanya berorientasi pada penjualan, tetapi juga melibatkan para mitra dan masyarakat sekitar.
Alternatif Sarapan Pagi di Bondongan
Panser 15 berlokasi di depan Resto Kerang Tumpah Bang Djaloe, tepat di seberang SPBU Bondongan, Kota Bogor. Lapak ini buka setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 10.30 WIB.
Dengan sekitar 150 pilihan menu, harga mulai Rp10 ribu, serta area lesehan untuk makan di tempat, Panser 15 menawarkan alternatif bagi masyarakat yang mencari sarapan dengan pilihan hidangan beragam.
Bagi pengunjung yang ingin mencoba menu berbeda, pilihan seperti nasi tahu telur, nasi dendeng balado, nasi iga bakar madu, dan nasi goreng kambing dapat menjadi pertimbangan sesuai selera.
Keberagaman menu, kisaran harga yang terjangkau, dan pilihan makan di tempat menjadi daya tarik utama Panser 15 sebagai salah satu pilihan sarapan di kawasan Bondongan, Kota Bogor.







