DINEWS.ID — Perjalanan panjang di dunia judo kembali mengantarkan Mia Mauludini ke podium tertinggi. Pejudo senior yang juga berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN) Kota Bogor itu sukses merebut medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.
Mia memastikan emas setelah memenangi laga final melawan Febrianti, pejudo asal Kabupaten Karawang, di Gedung B GOR Pajajaran, Kota Bogor, Sabtu (7/11/2026). Bertanding di hadapan publik sendiri, ia mampu menuntaskan pertandingan yang berlangsung sengit.

Medali tersebut menjadi pencapaian tersendiri bagi Mia yang telah menekuni judo sejak 2009, ketika masih duduk di bangku SMP. Porprov XV Jabar 2026 juga menjadi penampilan keempatnya dalam membela Kota Bogor di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Sepanjang keikutsertaannya, Mia telah merasakan berbagai hasil. Ia pernah meraih medali emas saat Porprov digelar di Dramaga, Bogor, kemudian membawa pulang perak dari Porprov Subang. Kini, ia kembali berdiri di podium tertinggi dan menyumbangkan emas bagi Kota Hujan.
“Alhamdulillah, bangga sama diri sendiri. Akhirnya perjuangan latihan kemarin-kemarin terbayar juga. Pokoknya enggak ada proses yang mengkhianati hasil. Kalau prosesnya berat, jalanin saja, insya Allah hasilnya juga akan baik,” ungkap Mia seusai pertandingan.
Berjuang di Tengah Cedera Kambuhan
Emas kali ini terasa semakin berarti karena Mia harus melewati masa persiapan dan pertandingan dengan kondisi fisik yang tidak sepenuhnya prima.
Ia mengaku mengalami cedera yang kerap kambuh di sejumlah bagian tubuh, mulai dari lutut, pinggang, bahu, siku, hingga jari-jari tangan. Kondisi tersebut membuatnya harus lebih berhati-hati saat menjalani latihan maupun bertanding.
Di atas matras, Mia dituntut menjaga keseimbangan antara mengeluarkan kemampuan terbaik dan mengendalikan risiko agar cedera tidak semakin parah.
“Prosesnya lumayan susah karena ada cedera juga, jadi harus menyeimbangkan bertanding dengan kondisi cedera biar enggak makin parah. Makanya harus hati-hati, tapi alhamdulillah semuanya berjalan lancar,” jelasnya.
Meski menghadapi kendala fisik, pengalaman panjangnya di cabang judo menjadi bagian dari perjalanan yang mengantarkannya kembali meraih emas. Hasil tersebut sekaligus menjadi buah dari latihan dan perjuangan yang telah dijalaninya.
Pesan Mia untuk Pejudo Muda
Sebagai salah satu atlet paling berpengalaman dalam skuad judo Kota Bogor, Mia juga menitipkan pesan kepada para pejudo muda yang sedang membangun karier.
Menurutnya, persiapan strategi untuk menghadapi lawan memang penting. Namun, atlet juga perlu menjaga ketenangan dan tidak membiarkan pikiran dipenuhi kekhawatiran saat berada di arena pertandingan.
“Pesannya kalau tanding jangan terlalu banyak kepikiran. Memikirkan strategi lawan itu pasti, tapi ya sudah enjoy saja. Nanti insya Allah hasilnya akan lebih baik kalau kitanya tenang,” sarannya.
Ke depan, Mia masih membuka peluang untuk mengikuti agenda kejuaraan tingkat nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON). Untuk itu, ia mengaku tetap berupaya menjaga kebugaran dan kondisi fisiknya sembari menunggu arahan serta informasi resmi dari jajaran pelatih maupun pengurus cabang olahraga terkait pemusatan latihan lanjutan.
Perjalanan Mia sejak mulai berlatih judo pada 2009 hingga kembali meraih emas di Porprov 2026 menjadi gambaran konsistensi seorang atlet dalam membela daerah. Di tengah tantangan cedera dan persaingan, ia kembali mempersembahkan prestasi bagi Kota Bogor. (Yis)













