DINEWS.ID – Kota Bogor kembali menunjukkan prestasi gemilang di bidang kepramukaan dengan masuk dalam tiga besar penilaian Kwartir Cabang (Kwarcab) Tergiat Jawa Barat Tahun 2025. Pencapaian ini disampaikan langsung oleh Ketua Tim Penilai, Muhammad Syahril Koswara, saat melakukan kunjungan penilaian di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Minggu (7/9/2025).
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang menerima langsung kunjungan tim penilai, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas prestasi yang diraih Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor. Menurutnya, pencapaian ini menjadi bukti konsistensi Kota Bogor dalam mengelola dan mengembangkan kegiatan kepramukaan.
“Ini menjadi salah satu bukti komitmen dan dukungan bagi kegiatan kepramukaan, serta bentuk modalitas yang sudah melekat agar bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin,” tegas Dedie Rachim di hadapan tim penilai.
Sebagai wujud komitmen nyata, Pemerintah Kota Bogor telah memberikan hibah lahan seluas 1,6 hektare yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan kepramukaan. Langkah ini diambil meskipun di tengah situasi yang menuntut efisiensi anggaran dan kondisi yang tidak mudah.
Dedie menegaskan bahwa dukungan terhadap kepramukaan merupakan investasi jangka panjang untuk pembentukan karakter generasi muda Kota Bogor.
“Di tengah situasi efisiensi dan kondisi yang tidak mudah, Pemerintah Kota Bogor ingin generasi muda kita ke depan bisa ikut serta dalam pembinaan generasi muda yang digawangi Kwarcab Pramuka Kota Bogor,” jelasnya.
Wali Kota mengakui bahwa mempertahankan status sebagai Kwarcab Tergiat bukanlah hal yang mudah. Namun, berbekal semangat dan keinginan kuat dari seluruh jajaran Kwarcab Pramuka Kota Bogor yang terbukti nyata di lapangan, ia yakin prestasi ini dapat dipertahankan dan bahkan ditingkatkan.
Muhammad Syahril Koswara menjelaskan bahwa Penilaian Kwarcab Tergiat Jawa Barat Tahun 2025 merupakan evaluasi rutin yang dilaksanakan menjelang akhir masa bakti kepengurusan di tingkat provinsi. Penilaian yang berlangsung komprehensif ini bertujuan mengukur sejauh mana perkembangan pembinaan kepramukaan di Jawa Barat selama periode 2020-2025.
“Alhamdulillah, Kota Bogor masuk dalam 3 besar dalam penilaian ini. Tinggal nanti dilihat sejauh mana realitas dan kesesuaian di lapangan dari hasil angka yang diberikan,” ujar Syahril Koswara, menekankan pentingnya kesesuaian antara data administratif dengan implementasi di lapangan.
Acara penerimaan tim penilai ini dihadiri oleh berbagai pihak yang menunjukkan dukungan lintas stakeholder terhadap pengembangan kepramukaan di Kota Bogor. Hadir mendampingi Wali Kota adalah Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi, bersama beberapa kepala perangkat daerah.
Turut hadir pula Syarifah Sofiah, mantan Sekda Kota Bogor, yang menunjukkan kontinuitas dukungan terhadap kepramukaan lintas periode kepemimpinan. Kehadiran Ade Sarip Hidayat sebagai bagian dari tim penilai juga memperkuat kredibilitas proses evaluasi yang sedang berlangsung.







