Persib Berduka, Bobotoh Asal Bogor Arief Rahman Kusuma Ditemukan Meninggal

official statement web 1793017601243540291
Cover official statement web Persib. Dok: Persib

DINEWS.ID – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Persib Bandung setelah Arief Rahman Kusuma, Bobotoh asal Ciapus, Bogor, ditemukan meninggal dunia di Jalan Raya Jakarta-Bogor KM 50, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Minggu malam, 25 Oktober 2026.

Arief ditemukan meninggal setelah pertandingan Garudayaksa FC melawan Persib. Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat menyampaikan belasungkawa dan menyatakan keprihatinan mendalam atas kepergian salah satu pendukungnya tersebut.

Dalam pernyataan resmi yang dipublikasikan pada Senin, 26 Oktober 2026, Persib menyebut kepergian Arief menjadi kehilangan besar bagi keluarga yang ditinggalkan sekaligus duka bagi keluarga besar klub.

Manajemen Persib mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Keluarga yang ditinggalkan juga diharapkan diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi masa sulit ini.

Persib Akan Datangi Rumah Duka

Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas, perwakilan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat dijadwalkan hadir di rumah duka pada Senin untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhum.

Persib juga menyatakan kesiapannya mendampingi keluarga Arief sesuai kebutuhan dan kewenangan yang dimiliki. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu keluarga selama proses hukum berlangsung.

Di sisi lain, manajemen Persib berharap kepolisian mengusut kasus ini secara menyeluruh, profesional, dan transparan hingga tuntas. Persib meminta agar pihak-pihak yang terbukti bertanggung jawab diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Manajemen menegaskan tetap menghormati proses penyelidikan yang sedang berjalan. Penegakan hukum diharapkan dapat memberikan kejelasan sekaligus keadilan bagi keluarga almarhum.

Persib Imbau Bobotoh Tetap Tenang

Di tengah suasana duka, Persib mengajak seluruh Bobotoh untuk tetap tenang, saling menjaga, dan mempercayakan penanganan kasus kepada pihak berwenang.

Manajemen menegaskan bahwa tindakan balasan perlu dihindari untuk mencegah jatuhnya korban lain dan munculnya duka baru. Imbauan ini disampaikan sebagai bagian dari upaya menjaga solidaritas dan menghindari kekerasan di tengah rivalitas sepak bola.

Bagi Persib, Bobotoh merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keluarga besar klub. Karena itu, manajemen berharap seluruh pendukung tetap mengedepankan rasa kemanusiaan, sikap saling menghormati, dan persaudaraan.

Persib juga menegaskan bahwa sepak bola seharusnya menjadi ruang yang mempersatukan masyarakat. Perbedaan dukungan maupun rivalitas antarkelompok semestinya tidak berujung pada kekerasan hingga merenggut nyawa.

Pernyataan resmi tersebut ditutup dengan doa dan solidaritas bagi keluarga Arief Rahman Kusuma. Persib berharap keluarga almarhum diberi kekuatan dalam menghadapi masa sulit, sementara proses hukum dapat berjalan hingga memberikan kejelasan atas peristiwa yang terjadi.

Hingga pernyataan resmi itu disampaikan, Persib menyatakan menghormati proses penyelidikan yang berlangsung dan berharap kasus tersebut ditangani secara tuntas oleh pihak berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *