“Kejadiannya saya tidak tahu, saya sedang tidur di lantai atas. Tiba-tiba anak-anak sini, warga sini membangunkan saya, katanya kebakaran. Saya langsung keluar, tidak melihat jam. Katanya sih jam 10.00 malam kira-kira kejadiannya,” bebernya.
Meski sempat syok, Rani mengaku bersyukur tidak menjadi korban kebakaran tersebut, dan hanya mengalami kerugian materi berupa 1 unit kasur (tempat tidur), yang hangus terbakar akibat terkena percikan api dari korsleting listrik.
Peristiwa itu sempat menjadi tontonan warga. Pihak PLN yang menerima laporan, juga datang ke lokasi kejadian dan langsung menangani korsleting listrik tersebut. Aparatur setempat dari Polsek Bogor Selatan, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan LPM turut datang ke lokasi kejadian, guna pengamanan dan koordinasi lebih lanjut.
Editor: YB













