“Saya sudah tanya ke redaksi Pakuan Raya apa terkait pemberitaan, tim Pakuan Raya katanya masih meneliti apakah ada kaitan dengan pemberitaan atau bukan. Jadi kita tunggu saja hasil dari kepolisian,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut Aldho juga meminta, semua rekan wartawan untuk tetap waspada dalam menjalankan aktivitas pekerjaannya yang penuh risiko.
“Tetap waspada, karena pekerjaan kita menginformasikan segala hal kepada publik, kadang tak disukai salah satu pihak. Tetap kritis sesuai kode etik jurnalistik, namun tetap waspada,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan Pimpinan Redaksi Pakuan Raya David Rizar Nugroho, yang meminta kepolisian segera mengungkap kasus ini, agar tidak ada spekulasi liar. “Kami konsisten menegakkan Pers yang merdeka dan independen. Tak gentar dengan segala bentuk ancaman dan intimidasi yang mau merampas kemerdekaan Pers,” tegas David.
Seperti diberitakan sebelumnya, kantor media Pakuan Raya (PAKAR) diteror pelemparan botol berisi bensin, oleh orang tak dikenal (OTK) yang mengakibatkan sebagian kantor media tersebut terbakar.
/***
Editor: YB













