DINEWS.ID – Israel berencana mengirim tim negosiasi ke Qatar, Minggu (6/7/2025) untuk membahas upaya gencatan senjata di Jalur Gaza. Keputusan tersebut diumumkan oleh Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Sabtu (5/7/2025), menyusul kemajuan dalam proses perundingan setelah hampir 21 bulan konflik bersenjata dengan Palestina.
Dalam pernyataan resminya, pemerintah Israel menyebut kelompok Hamas masih menginginkan sejumlah perubahan dalam proposal gencatan senjata yang dinilai tidak dapat diterima oleh pihak Israel, sebagaimana dikutip dari AP News.
Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan akan menerima kunjungan Netanyahu di Gedung Putih, Senin (7/7/2025). Pertemuan itu akan membahas perkembangan terbaru serta kesepakatan terkait usulan gencatan senjata di Gaza.
Sebelumnya, Jumat (4/7/2025), Hamas menyatakan telah memberikan respons positif terhadap usulan gencatan senjata. Namun, kelompok tersebut menegaskan masih diperlukan pembicaraan lebih lanjut untuk menyepakati detail implementasi usulan tersebut. ***













