Sekarang, sebenarnya ada mangkuk toilet licin lainnya di luar sana, yang paling terkenal adalah yang dilapisi dengan lapisan teflon. Namun, bahan tersebut sangat sensitif terhadap lecet, sehingga cenderung menurun kualitasnya semakin sering digunakan. Akan tetapi, bahan baru ini jauh lebih tangguh.
Karena struktur materialnya, minyak silikon yang digunakan untuk meningkatkan kelicinan meresap ke lapisan yang lebih dalam dari mangkuk toilet, yang berarti tetap licin bahkan setelah ribuan kali penggunaan, penggosokan, dan pencucian.
Para ilmuwan mengujinya dengan berbagai macam limbah, mulai dari tinja buatan, yang meniru tekstur tinja asli, serta air berlumpur, susu, yoghurt, madu, dan gel yang mengandung pati. Tidak ada yang menempel di mangkuk, bahkan setelah digosok dengan amplas 1.000 kali.
Abrasion-Resistant Super-Slippery Flush Toilet (ARSSFT) yang dicetak dalam bentuk 3D yang digunakan oleh Li dan timnya untuk menguji bahan tersebut berukuran 10 kali lebih kecil dari mangkuk toilet sungguhan, tetapi tidak ada indikasi bahwa ukuran tersebut mempengaruhi eksperimen para ilmuwan dengan cara apa pun.
Mereka mengakui bahwa membuat mangkuk toilet biasa untuk rumah tangga biasa akan sangat mahal untuk saat ini, tetapi mereka menyarankan untuk mengganti mangkuk toilet standar di lingkungan yang sangat sibuk seperti toilet umum atau di kereta api dapat menghemat banyak air.







