DINEWS.ID – Program bantuan becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto terus diperluas di wilayah Bogor. Setelah menyalurkan 160 unit di Kota Bogor pada awal Oktober 2026, Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) kembali menyerahkan 130 unit becak listrik bagi pengayuh becak di Kabupaten Bogor, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Penyaluran tersebut bertepatan dengan hari ulang tahun Prabowo Subianto. Bantuan ini menjadi bagian dari program sosial yang ditujukan untuk membantu para pengayuh becak, khususnya dalam meringankan beban kerja mereka saat mencari nafkah.
Sebelumnya, Pemkot Bogor bersama YGSN telah mendistribusikan 160 unit becak listrik di Gymnasium IPB University, Kota Bogor, pada Selasa, 6 Oktober 2026. Bantuan tersebut difokuskan bagi pengayuh becak berusia di atas 55 tahun sebagai pengganti becak kayuh manual.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menegaskan bahwa bantuan becak listrik tersebut menggunakan dana pribadi Prabowo Subianto dan tidak bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Menurutnya, program tersebut telah digulirkan sejak 2023 dan kini disebut telah menjangkau sekitar 14.000 pengayuh becak di berbagai wilayah Indonesia.
Dari sisi operasional, Direktur Kelembagaan dan Kerja Sama YGSN, Nuryana, menjelaskan bahwa becak listrik tersebut dapat diisi daya selama dua jam menggunakan colokan listrik rumah tangga bertegangan 220 volt. Dalam kondisi yang sesuai, kendaraan tersebut mampu menempuh jarak hingga 36 kilometer.
Untuk menjaga agar bantuan tepat sasaran, penerima diwajibkan menandatangani pakta integritas. Unit becak listrik dapat disita secara paksa apabila terbukti diperjualbelikan.
Di Kota Bogor, pengoperasian becak listrik juga disertai ketentuan khusus. Dinas Perhubungan menerbitkan rekomendasi izin mengemudi berupa SIM khusus bagi pengemudi serta menetapkan larangan melintas di 16 ruas jalan protokol.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Nanik S. Deyeng, mendorong Pemerintah Kabupaten Bogor menerbitkan regulasi yang mendukung pemanfaatan becak listrik secara tertib. Salah satu usul yang disampaikan adalah agar pejabat dinas mengendarai becak listrik selama satu hari dalam sepekan untuk membantu mengurangi polusi udara.
“Kebetulan hari ini bertepatan dengan ulang tahun Pak Prabowo, dan beliau kan warga Kabupaten Bogor. Bantuan ini bentuk kepedulian beliau sejak sebelum menjadi Presiden. Kami juga koordinasikan dengan Pemda setempat agar pemanfaatan becak listrik ini aman dan teratur,” ujar Nanik S. Deyeng.
Penambahan 130 unit di Kabupaten Bogor setelah penyaluran 160 unit di Kota Bogor memperluas jangkauan program bantuan becak listrik di wilayah Bogor. Selain membantu pengayuh becak menjalankan aktivitas sehari-hari, pengoperasiannya juga memerlukan pengaturan agar kendaraan dapat digunakan secara aman dan sesuai ketentuan daerah.













