DINEWS.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menyatakan dukungan penuh terhadap program bantuan pendidikan yang digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Program tersebut meliputi pemberian beasiswa sarjana (S1), penebusan ijazah yang tertahan di sekolah, serta pengentasan anak putus sekolah melalui program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat, jajaran legislatif dan eksekutif melakukan aksi jemput bola dengan mendatangi langsung warga penerima manfaat di sejumlah wilayah Kota Bogor.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Fajar Muhamad Nur, Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Achmad Aswandi, serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Herry Karnadi.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyampaikan bahwa kegiatan turun langsung ke lapangan merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Dalam momentum HJB ini kami ingin menghadirkan program-program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pendidikan menjadi salah satu prioritas utama yang harus dipastikan dapat diakses seluruh warga,” ujar Jenal Mutaqin.
Dalam agenda jemput bola tersebut, rombongan mengunjungi sejumlah titik di wilayah Kecamatan Bogor Utara. Kunjungan pertama dilakukan di kawasan Kalibata, Kelurahan Bantarjati, untuk menyerahkan Beasiswa S1 IBIK kepada Muhammad Haiqal Zamhuri. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan penuh terhadap keberlangsungan pendidikan penerima manfaat hingga lulus kuliah.
Selanjutnya, rombongan menyerahkan ijazah yang sebelumnya tertahan kepada Siti Fadia Sanjaya di wilayah Warung Jambu, Kelurahan Bantarjati.
Selain itu, peninjauan juga dilakukan terhadap peserta program sekolah paket PKBM, yakni Frenty Nasya Putri dan M. Rangga Nias di Kampung Kebon Karet, Kelurahan Cimahpar.
Jenal Mutaqin menegaskan bahwa Pemkot Bogor berkomitmen memastikan hak pendidikan seluruh anak di Kota Bogor dapat terpenuhi dengan baik. Ia juga menyampaikan bahwa sebelumnya Pemkot Bogor telah menggelar Gebyar PKBM yang berhasil menjaring sebanyak 544 anak putus sekolah untuk kembali melanjutkan pendidikan secara gratis hingga memperoleh ijazah.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhamad Nur, mengapresiasi langkah konkret yang dilakukan Pemkot Bogor dalam menyelesaikan persoalan pendidikan di masyarakat.
“DPRD Kota Bogor siap mengawal dan mendukung penuh program bantuan pendidikan ini agar menjadi program prioritas yang berkelanjutan. Sinergi antara legislatif dan eksekutif menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menuntaskan persoalan pendidikan,” ujar Fajar.
Ia juga berharap alokasi anggaran serta cakupan program pendidikan dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
“Ke depan kami berharap program-program pendidikan seperti ini dapat terus ditingkatkan dan dioptimalkan, sehingga tidak ada lagi anak usia sekolah yang terhambat masa depannya karena kendala biaya,” tutupnya. (Red/***)













