Daerah  

Atap Rumah Ambruk di Kebon Pedes Bogor, BPBD Turun Tangan

BPBD Kota Bogor melakukan asesmen rumah terdampak atap ambruk
BPBD Kota Bogor melakukan asesmen rumah terdampak atap ambruk. Dok: Istimewa

DINEWS.ID — Atap rumah ambruk di Kebon Pedes terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kota Bogor. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Lebak Jawa, RT 06/RW 06, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, pada Minggu 4 Oktober 2026 malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Atap rumah warga dilaporkan ambruk hingga materialnya menimpa bagian dapur dan kamar mandi. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

WhatsApp Image 2026 10 05 at 17.28.25 1

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, mengatakan kerusakan dipicu kondisi material atap yang sudah lapuk termakan usia, ditambah curah hujan yang terjadi beberapa waktu sebelumnya.

“Kejadian atap ambruk ini dikarenakan kondisi material atap rumah yang sudah lapuk termakan usia, ditambah curah hujan yang terjadi beberapa waktu lalu,” jelas Dimas saat dikonfirmasi, pada Senin 5 Oktober 2026.

Atap Ambruk Menimpa Dapur dan Kamar Mandi

Berdasarkan hasil pendataan dan kaji cepat atau assessment, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Bogor yang diterjunkan ke lokasi pada Senin sore mendapati material atap yang ambruk menimpa area dapur dan kamar mandi.

Rumah tersebut merupakan milik Bapak Asep Suhendar dan hanya dihuni oleh satu jiwa.

Meskipun terjadi kerusakan pada bagian rumah, kejadian atap rumah ambruk di Kebon Pedes tersebut tidak menyebabkan korban jiwa maupun luka.

BPBD Kota Bogor kemudian melakukan penanganan di lokasi serta berkoordinasi dengan aparatur wilayah, termasuk pihak kelurahan dan RT/RW setempat.

BPBD Selesaikan Asesmen

Dimas menjelaskan, informasi mengenai kejadian tersebut diterima BPBD Kota Bogor dari warga sekitar melalui media sosial.

Setelah menerima laporan, personel BPBD langsung merespons dengan mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan pendataan terhadap dampak kerusakan.

Proses kaji cepat atau assessment kemudian dilakukan oleh personel TRC-PB BPBD Kota Bogor untuk mengetahui kondisi rumah serta kebutuhan warga yang terdampak.

“Saat ini asesmen di lokasi kejadian sudah selesai dilakukan oleh personel TRC-PB BPBD Kota Bogor. Adapun kebutuhan yang sangat mendesak bagi korban terdampak adalah bantuan terpal untuk penutup sementara dan Bantuan Sosial Tidak Terencana (BSTT),” tutup Dimas.

Kebutuhan terpal diperlukan sebagai penutup sementara pada bagian rumah yang mengalami kerusakan. Selain itu, bantuan sosial juga menjadi kebutuhan yang disampaikan bagi warga terdampak setelah kejadian atap rumah ambruk di Kebon Pedes.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *