PBB Desak Investigasi Dugaan Kekerasan dalam Aksi Demontrasi di Indonesia

PBB
Bendera PBB, Foto : totabuan.news.

DINEWS.ID – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak pemerintah Indonesia melakukan investigasi menyeluruh terkait aksi demonstrasi yang menelan korban jiwa dan orang hilang dalam sepekan terakhir.

Juru Bicara Kantor Hak Asasi Manusia PBB, Ravina Shamdasani, menilai penyelidikan yang transparan perlu dilakukan atas dugaan penggunaan kekuatan yang tidak proporsional oleh aparat keamanan.

“Kami memantau dengan saksama serentetan kekerasan di Indonesia dalam konteks protes nasional atas tunjangan parlemen, langkah-langkah penghematan, dan dugaan penggunaan kekuatan yang tidak perlu atau tidak proporsional oleh pasukan keamanan. PBB mendesak pihak berwenang untuk melakukan investigasi yang cepat, menyeluruh, dan transparan,” ujar Ravina, dikutip dari The Straits Times, Selasa (2/9/2025).

Berdasarkan laporan, sedikitnya enam orang tewas akibat aksi unjuk rasa yang berujung ricuh di Jakarta dan sejumlah daerah. Sementara itu, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mencatat ada 23 laporan orang hilang hingga Senin (1/9/2025).

“Setelah proses pencarian dan verifikasi, 20 orang hilang masih belum ditemukan,” demikian pernyataan resmi KontraS.

KontraS menyebut 20 orang tersebut dilaporkan hilang di Bandung, Depok, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, serta satu insiden di lokasi yang belum teridentifikasi.

Sementara itu, Inspektur Jenderal Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta, Asep Edi Suheri, menyatakan pihaknya telah menangkap 1.240 orang dalam aksi protes di Jakarta sejak Senin (25/8/2025). ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *