DINEWS.ID – Warung mie ayam Sido Mampir H. Ngatimin menjadi salah satu destinasi kuliner legendaris yang masih bertahan hingga kini di Kota Bogor. Berdiri sejak tahun 1974, warung yang berlokasi di Jalan Pahlawan No. 132, Empang, Bogor Selatan ini terus menjaga keotentikan rasa mie ayam khas Wonogiri yang sudah dikenal luas oleh masyarakat.
Warung ini dirintis oleh H. Ngatimin yang memulai usahanya dengan berjualan keliling menggunakan pikulan di gang sempit. Berkat rasa khas dan konsistensi menjaga kualitas, usaha ini berkembang pesat dan kini dikelola oleh generasi kedua keluarga Ngatimin.
Setiap mangkuk mie ayam yang disajikan di tempat ini dibuat dari bahan-bahan segar dan diproduksi secara homemade. Mulai dari mie, bakso, hingga kacang goreng, semuanya diracik sendiri untuk menjaga cita rasa dan kualitas. Pengunjung dapat memilih varian bakso urat maupun bakso halus, dengan cita rasa yang khas dan menggugah selera.
Selain itu, Sido Mampir H. Ngatimin juga memberikan keleluasaan porsi bagi pelanggan. Pengunjung bisa memesan setengah porsi mie atau bakso tanpa mengurangi jumlah topping ayam. Bumbu rahasia yang diturunkan secara turun-temurun juga menjadi kunci kelezatan yang membuat pelanggan terus kembali.
Dengan harga makanan yang dibanderol mulai dari Rp16.000 hingga Rp30.000 dan minuman dari Rp2.000 hingga Rp17.000, warung ini menyasar berbagai kalangan. Seluruh produk makanan di warung ini juga telah bersertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Warung mie ayam Sido Mampir H. Ngatimin buka setiap hari mulai pukul 10.30 hingga 20.00 WIB. Dengan reputasi yang telah terjaga selama lebih dari 50 tahun, tempat ini menjadi salah satu ikon kuliner yang direkomendasikan di Kota Bogor. ***







