Menko AHY Susur Sungai Ciliwung di Cibinong, Rencanakan Proyek Green Corridor Sepanjang Bantaran

WhatsApp Image 2026 06 19 at 20.45.09 1
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

DINEWS.ID – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung kondisi hulu Sungai Ciliwung di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (19/6).

Dalam agenda tersebut, Menko AHY menyebutkan akan lakukan rencana proyek penataan lingkungan jangka panjang berupa pembangunan Green Corridor (Koridor Hijau).

​Agenda susur sungai sejauh 1,5 kilometer dimulai dari kawasan Rumah Ibu Water Boom yang berada di jalan Raya Tegar Beriman Kec. Bojonggede dan berakhir di kawasan Yayasan Bambu Indonesia di Perum Sukahati, Kecamatan Cibinong bersama komunitas lingkungan “Ayo Muliakan Sungai”.

​”Di titik akhir penyusuran nanti, kami sedang merencanakan sebuah proyek penataan lingkungan jangka panjang, yaitu pembangunan Green Corridor di sepanjang bantaran Ciliwung. Jalur hijau ini nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas pedestrian yang representatif agar masyarakat bisa memanfaatkannya untuk berjalan kaki, berolahraga, sekaligus sarana rekreasi keluarga,” ujar Menko AHY.

​Menko AHY menegaskan bahwa penanganan Sungai Ciliwung sepanjang 124 kilometer yang membentang dari Bogor hingga Jakarta tidak bisa dilakukan secara parsial melainkam dilakukan dari berbagai kalangan.

“Masalah pendangkalan, degradasi lingkungan, hingga tata kelola Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sampah di bantaran hulu harus diselesaikan demi menjaga pasokan air baku dan mereduksi banjir di hilir,” ungkap AHY.

​Menko AHY memastikan pemerintah akan melakukan pengerukan dan normalisasi. Selain itu, sebagai bentuk transformasi ekologis dan menjaga stabilitas ekosistem, agenda susur sungai ini juga diisi dengan aksi pelepasan benih ikan spesies endemik asli Sungai Ciliwung.

​Melalui penataan infrastruktur perairan yang matang, Menko AHY membidik konsep waterfront tourism layaknya negara-negara maju, di mana sungai diintegrasikan menjadi pusat pariwisata ekologis yang mampu menggerakkan roda ekonomi lokal.

​”Mari kita muliakan sungai kita, karena dengan memuliakan sungai, kita turut memuliakan negeri dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *