DINEWS.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah bersama pemerintah daerah bergerak cepat melakukan penanganan pasca terjadinya banjir yang melanda Desa Betalemba, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, Sabtu (30/5).
Banjir terjadi sekitar pukul 17.30 WITA akibat tingginya curah hujan yang menyebabkan debit air sungai meningkat dan mengakibatkan tanggul penahan air sungai di wilayah tersebut jebol. Kondisi tersebut menyebabkan air meluap ke kawasan permukiman warga dan merendam sejumlah rumah.
Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Tengah, Asbudianto, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pendataan sementara, sebanyak 25 rumah warga terdampak banjir. Selain itu, genangan air juga sempat mengganggu akses transportasi masyarakat di wilayah setempat.
“Tim BPBD bersama pemerintah daerah telah turun ke lokasi untuk melakukan asesmen, pendataan dampak kejadian, serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan penanganan berjalan dengan baik,” ujarnya.
BPBD memastikan kondisi banjir telah berangsur surut pada hari yang sama sehingga aktivitas masyarakat secara bertahap kembali normal. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi akibat kejadian tersebut.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi yang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan serta menyiapkan langkah-langkah penanganan lanjutan guna meminimalkan risiko kejadian serupa di masa mendatang.
BPBD Sulawesi Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat atau potensi bencana agar dapat ditangani secara cepat dan tepat. (*)













