Pemerintah Indonesia Kawal Pemulangan Sembilan WNI dari Israel

kapal global sumud flotilla 1779248895856 169
Kapal Global Sumud Flotilla. (REUTERS/Dilara Senkaya)

DINEWS.ID – Pemerintah Indonesia terus mengawal proses pemulangan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang telah dibebaskan oleh otoritas Israel setelah sebelumnya ditahan saat mengikuti misi kemanusiaan menuju Jalur Gaza, Palestina.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menyampaikan bahwa para WNI saat ini tengah dalam perjalanan meninggalkan wilayah Israel menuju Istanbul, Turki.

“Pemerintah Indonesia akan terus mengawal proses pemulangan ini hingga seluruh WNI tiba kembali ke tanah air dengan selamat,” ujar Sugiono dalam pernyataan resmi, Kamis (21/5).

Pemerintah Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Turki atas dukungan dan peran aktif dalam memfasilitasi proses pemulangan para WNI tersebut.

Lebih lanjut, Sugiono menjelaskan bahwa perkembangan ini merupakan hasil dari koordinasi intensif dan upaya diplomatik yang dilakukan Pemerintah Indonesia sejak menerima laporan mengenai pencegatan armada Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di perairan internasional.

Kementerian Luar Negeri RI telah mengoptimalkan berbagai jalur diplomatik melalui sejumlah perwakilan Indonesia di luar negeri, termasuk KBRI Ankara, KBRI Kairo, KBRI Roma, KBRI Amman, dan KJRI Istanbul. Pemerintah juga terus menjalin komunikasi aktif dengan otoritas terkait dan mitra internasional guna memastikan keselamatan seluruh WNI serta mempercepat proses pembebasan dan pemulangan mereka.

Sebelumnya, armada kapal Global Sumud Flotilla (GSF) yang membawa bantuan kemanusiaan menuju Jalur Gaza dilaporkan dicegat oleh pasukan Israel di perairan internasional. Dalam insiden tersebut, ratusan relawan, termasuk sembilan WNI, sempat ditahan.

Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh WNI di luar negeri serta mendukung upaya kemanusiaan sesuai prinsip hukum internasional. (Er/***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *